SuaraNusantara.com – Elon Musk resmi menjadi pemilik Twitter setelah dirinya mengakuisisi media sosial tersebut pada Kamis (31/10), Senin (31/10/22)
CEO Tesla itu, Elon Musk relah merogoh kocek senilai USD 44 Miliar untuk memiliki Twitter. Namun dikabarkan, setelah penyelesaian pembelian tersebut Elon Musk melakukan pemutusan hubungan kerja ke sejumlah petinggi Twitter.
Elon Musk dikabarkan memecat CEO Twitter Parag Agrawal, Pimpinan Finansial Ned Segal, dan Pimpinan Legal dan Kebijakan Vijaya Gadde.
Parag Agrawal dan Ned Segal berada di markas Twitter di San Francisco ketika kesepakatan tersebut terjadi.
Pemecatan ketiga petinggi Twitter disebut merupakan instruksi dari Elon Musk.
Pemecatan yang dilakukan oleh Elon Musk itu kemudian viral, hingga sang milarder angkat bicara.
Kabar pemecatan itu dibantah oleh Elon Musk, dalam cuitannya di Twitter ia menyebut bahwa kabar tersebut tidaklah benar
“Ini salah,” kata Elon Musk melalui akun Twitter miliknya.
Pemecatan para petinggi tersebut dikabarkan dilakukan Elon Musk untuk mencegah pemeberian hibah saham.
Pada 1 November 2022, sejumlah karyawan Twitter dilaporkan akan menerima hibah saham sebagai bagian dari kompensasi.
Tidak hanya ketiga petinggi tersebut yang dipecat, sejumlah karyawan Twitter lainnya juga dilaporkan dipecat.(ifn)













Discussion about this post