Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Rapor Merah Kinerja 5 Tahun Anies Baswedan, PDI Perjuangan : Yang Dikerjakan Bukan Program Kebutuhan Masyarakat

Suara Nusantara by Suara Nusantara
14 October 2022
in Peristiwa
Reading Time: 2 mins read
A A
1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Anies Baswedan akan resmi lengser dari jabatan Gubernur DKI Jakarta pada Minggu, 16 Oktober 2022.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono bekerja keras untuk mengevaluasi kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama lima tahun di Ibu Kota.

“Saya mendiskusikan tiga hari tiga malam, ora turu (nggak tidur), pakai renungan, pakai sujud dan sebagainya,” ujar Gembong saat jumpa pers di kantornya, Kamis (13/10/2022).

BACAJUGA

Momen Haru Kampanye Akbar AMIN: Tangisan Cak Imin dan Pelukan Anies

Tepis Berkhianat dengan Jokowi, Ahok Beberkan Kronologi Saat Pilgub DKI Jakarta

Gembong sengaja mengupas satu per satu 23 janji kampanye Anies untuk membuka mata publik. Dia berharap, masyarakat lebih mengetahui kinerja Anies selama lima tahun menjabat sebagai gubernur di Jakarta.

“Dari 23 janji kampanye itu, yang kami apresiasi cuma lima saja. Tapi selebihnya, itu rapor merah dari Fraksi PDI Perjuangan, artinya Pak Anies tidak fokus betul menangani persoalan pokok warga Jakarta,” katanya.

Bahwa yang dikerjakan Pak Anies itu bukan program prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat, tapi justru program-program yang untuk membranding dirinya sebagai priroritas pertama,” sambungnya.

Melansir dari Merdeka.com, berikut ini daftar janji yang sudah dan belum ditunaikan oleh Anies Baswedan.

A. Janji yang sudah ditunaikan

  1. Anies merealisasi KJP Plus dengan menangkau anak putus sekolah bisa digunakan untuk Program Kejar Paket. Namun belum ke Madrasah atau sekolah dibawah Kementerian Agama
  2. Anies menjaga harga kebutuhan pangan di Jakarta dengan mengendalikan inflasi. Realisasinya inflasi terjaga di level 2,4 persen selama periode 2018-2021
  3. Anies sudah mengintegrasikan transportasi di Jakarta dengan satu harga JakLingko, namun mengorbankan pelayanan terutama di Transjakarta yang menyebabkan menumpuknya penumpang di halte-halte Transjakarta
  4. Anies menyelenggarakan berbagai kesenian Jakarta sepanjang tahun. Pemprov DKI rutin menggelar festival kesenian sejak tahun 2018 lalu
  5. Anies menghibahkan Rp 352 miliar untuk 131 organisasi masyarakat (ormas) keagamaan dan tempat ibadah tahun 2022.

B. Janji yang Tidak Ditunaikan

  1. Kartu Jakarta Sehat (KJS) belum menjangkau guru ngaji atau guru sekolah minggu, hanya sebatas wacana janji kampanye
  2. Realisasi Jakpreneur hanya 6.000 orang yang mendapatkan modal atau sebanyak tiga persen dari total 331.876 calon wirausaha yang mendaftar
  3. Anies gagal mengurangi angka pengangguran di Jakarta melalui pendidikan kejuruan. Realisasi rata-rata tahun 2012-2017 adalah 7,51 persen, tapi saat dipimpin Anies 2018-2021 mencapai 7,97 persen
  4. Anies justru memberikan izin reklamasi kepada PT Pembangunan Jaya Ancol seluas 150 hektar untuk perluasan kawasan rekreasi. Hal ini tidak sesuai dengan janji kampanyenya yang menghentikan reklamasi Teluk Jakarta
  5. Anies menutup akses e-budgeting sehingga masyarakat tidak dapat memantau APBD sampai ke satuan terkecil. Padahal Anies berjanji membuat pemerintahan yang transparan dengan konsep Smart City
  6. Terjadi korupsi Rp 152 miliar dalam kegiatan pengadaan lahan DP 0 Rupiah dan juga penyelenggaraan Formula E yang tidak transparan. Anies berjanji menghentikan praktik penyelewengan di birokrasi
  7. Anies tidak melaksanakan normalisasi sungai, naturalisasi sungai, membangun LRT dan membangun ITF
  8. Hanya ada tiga Tempat Penitipan Anak (TPA) Negeri, yaitu di Balai Kota, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, dan Wali Kota Jakarta Utara. Hanya ada peraturan cuti melahirkan untuk ASN Provinsi DKI Jakarta, itupun cuti tanpa tanggungan
  9. Tidak ada program kredit untuk perempuan yang diwujudkan, padahal Anies pernah berjanji akan memberikan kredit usaha untuk kaum perempuan
  10. Anies berjanji memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak, tapi dari janji 267 rumah aman, hanya empat saja yang terbangung sampi 2022
  11. Indeks Gini Ratio (IGR) di Jakarta pada September 2017 sebesar 0,409. Sedangkan pada Septmber 2022 atau saat Anies menjabat 0,411. Artinya, kesenjangan di Ibu Kota semakin meningkat
  12. Realisasi 0 persen pembangunan science park yang dalam lima tahun ini. Dari 261 taman yang janji dibangun, hanya 100 taman yang terbangun
  13. Tidak ada museum kebudayaan Betawi di taman Benyamin Sueb. Sebelumnya Anies ingin membangun Museum Betawi dan menjadikan Jakarta sebagai pusat kebangkitan film nasional melalui sinergi dengan semua pemangku kepentingan dalam kerja kreatif sinematografi dan industri film
  14. DKI Jakarta menempati urutan kedua di dunia dengan kualitas udara tercemat pada bulan Juli 2022
  15. Hingga tahun 2019, cakupan air bersih hanya bertambah 63,16 persen saja (tidak mencapai target) hingga 2022, target tidak berubah tetap sebesar 64 persen. SPAM tidak terbangun sama sekali alias 0 persen
  16. Dalam kurun waktu dua tahun pemerintahannya 2019-2020, Anies hanya membangun satu puskesmas kelurahan. Ada 15 kelurahan di DKI yang belum memiliki puskesmas, yakni Kelurahan Duri Selatan, Jembatan Lima, Karanganyar, Tangki, Gambir, Gunung Sahari Selatan, Cikini, Senen, Glodok, Gondangdia, Kebon Kacang, Kemayoran, Cipedak, Karet Semanggi, dan Kebayoran Lama Selatan
  17. Tidak ada tempat wisata baru yang dibangun. Hanya beberapa spot Instagramable saja yang dibangun, terutama di Sudirman – Thamrin
  18. Kampung Susun Bayam kontraktornya adalah PT PP dan Kampung Aquarium dibangun oleh PT Nusa Konstruksi Enjiniring. Keduanya adalah perusahaan besar, bukan menengah sedangkan janjinya ingin melibatkan pengembang kelas menengah. (ADT)
Tags: Anies BaswedanDKI JakartaPDI PerjuanganRefleksi 5 Tahun Anies Baswedan

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya
Peristiwa

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Seorang turis perempuan bernama Fernanda menjadi korban pemerkosaan...

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri
Lifestyle

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

by Fifi
5 March 2024

Suaranusantara.com - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo sibuk...

Ganjar Pranowo

IPW Laporkan Ganjar Pranowo ke KPK, Diduga Korupsi 100 M Lebih

5 March 2024
10 Polisi Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Jatim, Begini Kondisinya

10 Polisi Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Jatim, Begini Kondisinya

5 March 2024
Ilustrasi pembunuhan

Kisah Cinta yang Berujung Tragedi, Berikut Fakta Pembunuhan Indriana Dewi Eka Saputri

4 March 2024
Polisi Tangkap Dua Pemuda Perampok Minimarket di Cisauk

Riski Amelia Ditangkap Terkait Pelarian 16 Tahanan di Polsek Tanah Abang

22 February 2024

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup
Nasional

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, buku tetap menjadi jendela menuju dunia lain. Dari kisah-kisah yang...

Tips Sukses(freepek)

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

6 March 2024
Ilustrasi beras (freepik)

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

5 March 2024
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In