Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Dirjen Kependudukan Jelaskan Penyebab KTP Lambat Dicetak

Suara Nusantara by Suara Nusantara
25 November 2017
in Nasional
Reading Time: 1 min read
A A
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Istimewa

Jakarta-SuaraNusantara

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil banyak menjelaskan kendala dalam pelayanan data kependudukan. Terutama masalah pencetakan KTP el yang banyak diberitakan lambat.

Menurut Zudan, peran dinas kependudukan di daerah, menjadi salah satu kunci dari percepatan layanan data kependudukan. Karena itu ia minta, dinas kependudukan di daerah pro aktif.  Misalnya terkait dengan ketersediaan blanko. Sebelum blanko habis, dinas kependudukan harusnya cepat melapor ke Jakarta. Namun kata dia, acapkali terjadi perbedaan persepsi.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Dia mencontohkan, daerah kerapkali meminta jumlah blanko banyak, tapi tak didukung dengan peralatan pendukung yang memadai. Peralatan pendukung yang dimaksud adalah printer untuk mencetak. Acapkali, blanko numpuk, karena printer yang tersedia terbatas.

“Contoh, Kota Tarakan ingin dan minta 100 ribu blanko. Saya tanya kebutuhanmu berapa yang bisa dipenuhi dalam 1 bulan. Printernya hanya ada dua. Kalau printernya hanya ada dua. Maksimal mencetak sehari hanya 300 keping. Maka kalau saya beri 10 ribu maka akan habis dalam waktu 3 bulan,” kata Zudan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Persoalan inilah kata dia, yang membuat masyarakat kemudian mempersepsikan layanan KTP el lambat. Karena itu, pihaknya tidak akan memberi blanko berdasarkan keinginan daerah. Tapi, akan dilihat juga kemampuan mencetaknya. Karena kalau blanko diberikan banyak, namun printer yang ada jumlahnya minim, tentu ini memperlambat pencetakan.

Tapi, ada juga daerah yang meminta blanko banyak, didukung pula oleh kecepatan pencetakannya. Ini karena perangkat pencetakannya, dalam hal ini printer disediakan dengan jumlah memadai. Artinya, antara keinginan dan kemampuan saling mendukung.

” Contoh yang kami beri besar-besaran itu Kota Bogor minta 60 ribu, perjanjian dua minggu selesai. Kota Jambi minta 40 ribu,  2 hari selesai. Kota Bekasi minta 122 ribu kita beri 110 ribu dalam waktu satu bulan selesai,” ujar Zudan.

Daerah lain yang juga cepat adalah  Kabupaten Bandung. Kabupaten tersebut minta blanko cukup banyak. Dan pihaknya langsung memenuhi itu dalam waktu singkat.

” Tiap dua minggu kita monitoring, selesai. Terakhir kami beri banyak ini Kota Makasar minta 76 ribu kita beri 60 ribu dengan catatan harus habis dalam waktu 20 hari. Nah kami akan memberi banyak sesuai kemampuan daerah untuk menghabiskan blanko itu dengan mencetak yang diutamakan yang pemilik KTP baru, yang 17 tahun,” tutur Zudan.

Tapi kata Zudan,  tidak menutup kemungkinan juga bagi KTP yang hilang, rusak atau bagi warga pindah dan datang. Ini pun akan dicetakkan.

” Nah ini temen-temen kondisi mengapa banyak muncul di media, daerah menyebutkan kami kurang blanko. Kalau kurang,  kami akan penuhi yang penting segera dicetak jangan distop, jangan disimpan di daerah,” ujarnya.

Penulis: Askur

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi
Nasional

Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi

by Doroti Krisley L
5 March 2024

Suaranusantara.com - Perkembangan kasus korupsi yang melibatkan Hasbi Hasan,mengalami perkembangan....

Cara Bayar Utang Puasa Ramadhan Jika Lupa Jumlah Hari yang Tinggal, Simak Penjelasan Berikut
Nasional

Amalan Ramadhan yang Membawa Pahala Besar: Sedekah dan Mengaji Al-Quran

by Doroti Krisley L
5 March 2024

Suaranusantara.com - Bulan Ramadhan, bulan suci bagi umat Islam,...

Update Harga Sembako Jelang Ramadhan 2024

Update Harga Sembako Jelang Ramadhan 2024

5 March 2024
Masa aksi melakukan pembakaran ban di depan gedung DPR RI

Jokowi Diserukan untuk Dimakzulkan oleh Masa Aksi di Depan Gedung DPR RI

5 March 2024
Aksi bakar ban oleh massa aksi di DPR RI (Dok ist)

Massa Bakar Ban di Gedung DPR, Minta Kejelasan Hak Angket Terkait Dugaan Kecurangan Pemilu

5 March 2024
Ingin Akhiri Kecurigaan, 3 Fraksi DPR RI Usulkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Ingin Akhiri Kecurigaan, 3 Fraksi DPR RI Usulkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

5 March 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In