
Pamekasan – SuaraNusantara
Partai Gerindra Pamekasan menjadi sorotan. Sebab partai ini dinilai meletakkan dua kaki. Di satu sisi partai besutan Prabowo Subianto ini disebut-sebut telah mendekat ke PKB. Tapi pada saat yang sama juga membentuk Koalisi Poros Perubahan dengan empat partai lain.
Ketua DPC Gerindra Pamekasan Agus Sujarwadi pun angkat bicara. Menurut dia, sejauh ini Gerindra hanya fokus pada Koalisi Poros Perubahan. Jika ada partai lain, termasuk PKB, yang mengklaim sudah bersama-sama Gerindra, dinilai tidak sesuai fakta di lapangan.
“Hingga saat ini Gerindra hanya ada dalam Koalisi Poros Perubahan,” ujarnya di Pamekasan, beberapa saat lalu.
Diketahui, kader PKB Pamekasan, Badrut Tamam, mengklaim Gerindra telah siap bersama-sama dengan PKB. Menurut Agus, itu hanya klaim sepihak. Diduga dasarnya hanya melalui faktor kedekatan bakal calon tersebut dengan pengurus di tingkatan provinsi.
“Beliau itu kan hanya melihat karena faktor kedekatan dengan pengurus DPD Gerindra Jawa Timur Pak Anwar Sadad,” jelas Agus.
Terkait rekomendasi, pihaknya memastikan bahwa pengurus tingkat kabupaten yang lebih paham. Terlebih dia telah menjabat sebagai ketua DPC Gerindra sekitar sembilan tahun. Dia mengaku kenal betul bagaimana partai berlambang Garuda itu menentukan rekomendasi.
“Jadi kalau mengklaim Gerindra akan ikut dengan Badrut Tamam sah-sah saja. Hubungan kedekatan bisa saja. Tapi belum tentu kita bisa menyatu,” tegasnya.
Sebelumnya, politikus PKB Badrut Tamam mengaku telah menjalin komunikasi dengan beberapa partai, termasuk Gerindra. Pernyataan tersebut disampaikan saat mengisi acara di salah satu hotel di Pamekasan, Sabtu (15/7/207).
“Kita sudah komunikasi dengan PPP, alhamdulillah PPP mau bersama-sama. Kemudian kita juga komunikasi dengan Gerindra. Alhamdulillah Gerindra juga mau bersama-sama. Semua partai politik sudah mau bersama-sama dengan kita,” klaim Badrut.
Penulis: Hasbullah












