
Jakarta-SuaraNusantara
Setelah acara di Istana Kepresidenan Turki selesai, Presiden Joko Widodo hari ini dijadwalkan akan menerima sejumlah CEO Turki yang bergerak di bidang pertahanan, industri perkapalan, dan energi di Hotel JW Marriot, Ankara.
Setelah itu, Presiden akan menghadiri pertemuan terbatas dengan 25 CEO Turki di tempat yang sama. “Presiden akan bertemu dengan kalangan bisnis yang lebih luas. Kita tidak mengundang banyak orang tetapi hanya perusahaan-perusahaan besar yang sudah memiliki minat yang sudah sangat tinggi untuk melakukan kerja sama dengan Indonesia,” ungkap Retno kepada wartawan di lobi hotel tempat Presiden Jokowi dan rombongan menginap selama di Ankara, Kamis (6/7/2017).
Pada sore harinya, Presiden Jokowi dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional Esenboga, Ankara untuk kemudian bertolak menuju Hamburg, Jerman untuk menghadiri KTT G20 keesokan harinya.
Sebelumnya, pada Kamis (6/7) pagi tadi, Presiden Jokowi mengawali agendanya dengan kunjungan ke Mausoleum Ataturk (Anitkabir) yang merupakan makam Mustafa Kemal Ataturk, tokoh pendiri dan Presiden pertama Republik Turki. Di sana Presiden akan meletakkan karangan bunga yang merupakan salah satu acara rangkaian kunjungan kenegaraan di Turki.
Setelah dari Anitkabir, Presiden kemudian akan menuju Masjid Kotacepe, masjid terbesar di Ankara untuk bersilaturahmi dengan para ulama dan tokoh muslim Turki dan juga masyarakat Indonesia yang berada di Turki.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi dalam kunjungan ini antara lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Kepala BNPT Suhardi Alius.
Penulis: Ali












