
Nias Barat-SuaraNusantara
Program Nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan program yang diprakarsai oleh Presiden Joko Widodo sebagai langkah preventif yang antara lain bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran biaya kesehatan.
Program tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat, khususnya tenaga kesehatan di seluruh Indonesia, tak terkecuali di wilayah pelayanan Puskesmas Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, Kepulauan Nias.
Puskesmas Mandrehe Barat telah memulai kegiatan GERMAS di Desa Orahili, sebagai proyek percontohan di Kecamatan Mandrehe Barat. Adapun fokus kegiatan diutamakan untuk mencegah penyakit stroke yang akhir-akhir ini banyak diderita masyarakat Desa Orahili.
“Kami melakukan kegiatan Germas di Desa Orahili sebagai langkah preventif terhadap penyakit yang banyak diderita oleh warga Desa Orahili, dimana di desa ini cukup banyak kasus penyakit stroke,” jelas Kepala Puskesmas Mandrehe Barat Ningsih Arniat Larosa, kepada SuaraNusantara, di Mandrehe Barat, beberapa saat lalu.
Untuk mencegah penyakit seperti itu, Puskesmas Mandrehe Barat melakukan sosialisasi dengan mengajak masyarakat menerapkan Pola Hidup Sehat, mengkonsumsi sayur-sayuran, makanan sehat seimbang, tidak merokok dan mengurangi konsumsi lemak.
Kegiatan Germas di Desa Orahili dilaksanakan pada hari Minggu 4 Juni 2017 kemarin, dengan melakukan Senam Germas selama 5 menit dan memberikan pemahaman Pola Hidup Sehat kepada Masyarakat.
Sayangnya, Kegiatan GERMAS di wilayah Puskesmas Mandrehe Barat kelangsungannya tidak dapat dipertahankan, karena dana pendukung kegiatan ini belum tersedia dari pemerintah, bahkan kegiatan GERMAS kemarin dilaksanakan dengan biaya sendiri oleh Puskesmas Mandrehe Barat atas imbauan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat.
“Kami mengharapkan dukungan pemerintah, khususnya pemerintah desa, agar kegiatan GERMAS ini dapat berkesinambungan demi pemberdayaan kesehatan masyarakat,” ujar Ningsih.
Kontributor: Eksaudin Zebua












