Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Internasional

Membangkitkan Kembali Pakta Lima Negara Asia-Pasifik

Suara Nusantara by Suara Nusantara
4 June 2017
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Picture-Alliance

Foto: Picture-Alliance

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Picture-Alliance

Jakarta-SuaraNusantara

Australia ingin menghidupkan lagi pakta pertahanan dari tahun 1971 bersama Inggris, Selandia Baru, Singapura dan Malaysia. Pakta dari era Perang Dingin itu kini ditujukan untuk melawan terorisme.

Pada puncak era perang dingin tahun 1971, lima negara di kawasan Asia-Pasifik membentuk sebuah pakta pertahanan dengan nama Five Power Defense Arrangement (FPDA). Kelima negara itu adalah Inggris, Australia, Selandia Baru, Malaysia dan Singapura. Kini, menteri pertahanan kelima negara itu melakukan pertemuan di Singapura untuk mengaktifkan lagi FPDA guna menghadapi ancaman terorisme.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Para menteri negara-negara FPDA itu akan membicarakan perubahan situasi keamanan di kawasan dan tantangan baru yang muncul pada pasca perang dingin. Menteri Pertahanan Australia Marise Payne hari Jumat (2/6) mengatakan, pertemuan di Singapura merupakan kesempatan baik bagi FPDA untuk mengambil “sikap responsif terhadap kejadian terkini, untuk bersikap responsif terhadap kondisi strategis regional yang sangat dinamis dan penuh tantangan.”

Para menteri menerangkan, potensi ancaman kelompok-kelompok militan di Asia Tenggara akan menjadi fokus utama pembicaraan. Namun para pengamat mengatakan, pembahasan juga akan menyentuh soal perbenturan kepentingan antara Cina dan Amerika Serikat di kawasan Asia Tenggara yang perlu ditanggapi oleh negara-negara di kawasan.

FPDA dibentuk setelah Inggris menarik diri dari bekas koloninya di Singapura dan Malaysia, sementara ketika itu Indonesia berada di bawah pimpinan Presiden Soekarno, yang mengambil haluan konfrontatif terhadap Malaysia. FPDA ketika itu terutama merupakan komitmen bantuan pertahanan, jika salah satu negara mengalami serangan dari luar.

Munculnya ancaman terorisme internasional kini menimbulkan tantangan baru bagi negara-negara FPDA. “Kami akan memperbarui relevansi FPDA, baik dalam hal latihan dan integrasi kemampuan baru, maupun untuk menghadapi ancaman keamanan saat ini. Kondisi keamanan kini telah berubah dan perlu mencakup kontra-terorisme dan keamanan maritim,” kata Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen.

Tim Huxley, pakar keamanan regional yang berbasis di Singapura minggu ini menulis, kelima negara FPDA perlu meningkatkan kemampuan “interoperabilitas” militernya agar dapat tetap efektif dalam situasi “memburuknya lingkungan keamanan”.

“Keseimbangan kekuatan regional kini bergeser saat China menjadi lebih kaya, kuat dan tegas. Strategi dan kebijakan Amerika telah memasuki periode – paling tidak – ketidakpastian di bawah Presiden Donald Trump,” tulis Huxley dalam sebuah komentar di surat kabar Singapura The Straits Times. “Di tengah ketidakpastian ini, sebagian besar negara di kawasan berusaha meningkatkan kemampuan militer mereka.”

Pertemuan para menteri pertahanan FPDA diadakan setiap tiga tahun, dengan Singapura dan Malaysia menjadi tuan rumah secara bergiliran. Kelima negara juga melakukan latihan militer gabungan secara kontinyu setiap tahun.

Pertemuan para menteri FPDA dilakukan menjelang pelaksanaan konferensi keamanan Singapura yang dikenal sebagai Shangri-la Dialogue akhir pekan ini. Antara lain akan tampil sebagai pembicara Menteri Pertahanan AS, James Mattis.

Penulis: hp/ap/dw/rtr

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Internasional

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

by Fifi
5 March 2024

Suaranusantara.com - Media asing yang berbasis di Amerika Serikat...

Perang Palestian dan Israel (Foto/REUTERS/Ashraf Amra)
Internasional

Serangan Israel ke RS Nasser di Gaza, Ratusan Staf Medis Ditawan

by Doroti Krisley L
18 February 2024

Suaranusantara.com - Pasukan Israel menyerang Rumah Sakit Nasser, rumah...

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan Setelah Enam Bulan di Penjara

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan Setelah Enam Bulan di Penjara

18 February 2024
Biden Gelar Pertemuan Bersejarah dengan XI Jinping Hari Ini di Bali

Biden Lindungi Warga Palestina di AS dari Deportasi

15 February 2024
Perang Palestian dan Israel (Foto/REUTERS/Ashraf Amra)

Serangan Balasan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 8 Warga Sipil

15 February 2024
Raja Charles III Jalani Pengobatan Kanker, Ratu Camilla: Dia Sangat Tersentuh dengan Dukungan Publik

Raja Charles III Jalani Pengobatan Kanker, Ratu Camilla: Dia Sangat Tersentuh dengan Dukungan Publik

9 February 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In