
Jakarta – SuaraNusantara
Nurdayat, Ketua RT 001/RW 07 Rawa Belong, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, memastikan tidak ada satu pun warganya yang terlibat aksi menghalang-halangi aktivitas kampanye Calon Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat blusukan beberapa waktu lalu.
“Bisa dipastikan bukan warga saya yang menghalangi Pak Basuki pas waktu datang ke Rawa Belong,” papar Nurdayat kepada SuaraNusantara di kediamannya, Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Nurdayat mengatakan, saat aksi itu terjadi, memang ada sebagian orang yang ia kenal, tapi mereka bukan warganya.
“Sebagian ada orang Pasar Bunga (Rawa Belong), ada yang warga dekat Masjid Al-Miftah, dan ada juga warga dari Kelapa Dua,” ujarnya.
Nurdayat mengaku pihaknya menyesalkan kejadian tersebut. Ia heran karena masih ada warga yang menunjukkan sikap ketidak dewasaan dalam menyikapi proses demokrasi yang sedang berlangsung.
“Kalo dari saya pribadi, sangat menyayangkan warga yang bertindak seperti itu (menghalangi kampanye paslon),” ungkap dia.
Dia pun berharap warga tidak mengulangi lagi kejadian tersebut kepada seluruh Paslon di putaran ke-2 Jakarta.
“Kalo di RT kami siapapun yang datang kami terbuka, welcome sama pasangan calon, baik Pak Basuki-Djarot maupun Pak Anies-Sandi,” tukas Nurdayat.
Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah mengimbau warga agar tidak menghalang-halangi pasangan calon yang akan berkampanye pada putaran ke-2 Pilgub Jakarta.
Penulis: Hasbullah












