Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Haris Zalukhu Terapkan Motto “Kesederhanaan dan Persaudaraan” di KAONI

Suara Nusantara by Suara Nusantara
1 August 2015
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Foto: Haris Zalukhu | IndoNias

Foto: Haris Zalukhu | IndoNias

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Haris Zalukhu | IndoNias
Foto: Haris Zalukhu | IndoNias

Siapa yang tak mengenal pria yang akrab disapa Haris ini. Putra dari seorang mantan veteran pejuang 45 dan mantan Kepala Desa/Lurah Saombo, Ali Basir Zalukhu dan sang ibu Khadijah. Ia diberi nama lengkap Muhammad Haris Zalukhu oleh kedua orangtuanya.

Lahir di Gunungsitoli, 28 Desember 1969, Muhammad Haris Zalukhu ST mendapat panggilan “Ketua”  di kalangan Klub sepeda Kureta Onthel Ono Niha (KAONI).

Menyandang Ketua KAONI, ia memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar. Darah sang ayah yang mengalir di dalam dirinya, membuat Haris memiliki semangat serta  rasa percaya diri untuk melestarikan sejarah dan menambah ikatan persaudaraan.Â

BACAJUGA

No Content Available

Terbentuknya KAONI berawal dari Haris bersepeda menggunakan sepeda onthel keliling Kota Gusit. Tidak hanya Haris saja, ada beberapa orang lain yang juga menggunakan sepeda onthel saat itu.  Lapangan Merdeka menjadi tempat beristrahat sejenak.

Seiring waktu berjalan, para pengguna onthel ini setiap sore hari pukul 16.00 Wib meluangkan waktunya untuk bersepeda onthel keliling Kota Gunungsitoli. Berawal dari satu, dua orang yang  terlihat bersepeda onthel, akhirnya semakin ramai yang tertarik untuk memperbaiki sepeda onthel rumahannya atau membeli sepeda onthel  di toko sepeda.

Dengan sering  bertemu dan melakukan perjalanan sesama pecinta sepeda onthel, saat itu mereka terpikir untuk membentuk club sepeda ini, dengan alasan lebih dapat terorganisir dan lebih terarah. Di suasana kumpul bareng, secara spontan Haris Zalukhu ditunjuk sebagai ketua formatur.

Pada pertengahan bulan april 2013. tempat mereka berkumpul Bombo Hous di Fodo, mereka menyusun kepengurusan KAONI dengan Ketua : M. Haris Zalukhu, Wakil Ketua : Indra Saputra, Sekretaris : Sudirman Zebua, Penasehat: Eliman Mendrofa .

Selanjutnya KAONI disah-kan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Gunungsitoli, dengan alamat sekretariat Jalan Yosudarso No.15 B Kelurahan Saombo dan Jalan Diponegoro No.213 ( Eiger Landatar Adventure ) kelurahan Ilir Kota Gunungsitoli. KAONI telah terdaftar secara nasional di bawah naungan KOSTI ( Komunitas Sepeda Tua Indonesia ) pada bulan Juli 2013.

Ketika reporter IndoNias mengunjungi rumah Haris, Ketua Kaoni 2013-2015 ini sedang berada di teras rumahnya. Ia tengah sibuk membersihkan kedua onthelnya buatan Belanda Gazzele (onthel jantan dengan ciri mempunyai tiang atas yang lurus dan onthel betina dengan ciri tanpa tiang atas tapi melengkung ke bawah).

Pria lulusan UNSWGAATI (Universitas Gunung  Jati Jawa Barat, Jurusan Teknik Sipil, tamat tahun 2005) yang sehari-harinya sebagai Konsultan Bina Marga Gunungsitoli ini, selalu mensosialisasikan bersepeda kepada masyarakat. “Karena bersepeda itu sehat, ramah lingkungan dan hemat biaya, murah dan dapat menekan angka kecelakaan,” ungkap Haris dengan nada tegas.Â

“Memilih sepeda onthel mengingatkan kita kepada para pejuang dulu, dan sepeda ini salah satu alat transportasi yang memiliki nilai sejarah cukup tinggi, dengan sebuah peribahasa : mengayuh kenangan meniti sejarah,” tambah Haris.

Kebahagian keluarga Haris semakin sempurna  bersama  istrinya Devy Susanti (PNS di Pemerintah Kota Gusit ) dan buah hatinya Khanzah Mutia Zalukhu. Pasangan yang melaksanakan ijab kabul di Jakarta  16 Maret 2008 ini memiliki sepasang sepeda onthel, karena tidak jarang Haris bersama istri dan anaknya bergabung dengan anggota KAONI lainnya mendayung onthel keliling Kota Gusit dengan rute tertentu.

“Bersyukur saat ini jumlah anggota KAONI kurang lebih 47 orang  pria dan wanita, dengan berbagai profesi seperti : PNS, pengusaha/ wiraswata, mahasiswa, etnis Cina, profesional, serta kalangan pejabat pemerintahan. Saya berharap  anggota KAONI akan terus bertambah,” harap Haris.

Berikut ini nama-nama anggota KAONI yang aktif : M. Haris Zalukhu ( Ketua Kaoni ), Indra Saputra, Sufran Tanjung, Sri Kartini, Juzli Tanjung S.Sos, Wawan Kurniawan, Sudirman Zebua, Gusrialdi Caniago, Desman Operius Lase, Ardiansyah Tanjung, Risnal Ef Tanjung, Syawal Gulo, Syawalman Zega, M. Yamin Zega, Ramah Putra Harefa SE, Salim Baeha, Umar Saleh Maruhawa, Oifolakhomi Umi Harefa SE, Habib Rahman Zega, Davit, Natal, Deny Mutiara, Rafikul Pratama, Ahmad Zulfan Zalukhu, Faozan Fikri Gulo, Syahnan Maruao, Syahdan Zalukhu, Desvarado Chaniago,  Irman Zai, Wa’oaro Lase, Bezatulo Harefa, Herry, Lisbert A.M. Zebua, Syamsidar Zalukhu, Devi S , Sufrin Tanjung, Ilwan Suri Harefa, Selamat Telaumbanua, Syukrin Duha, Erwinsyah Zega, Ucok Zega, Frans Harefa, Yarmata Jaya Mendrofa, Ina Reza, Ina Alvi Zalukhu, Ina Nasya, Afri Damaiyanti Waruwu.

“Sangat gampang untuk masuk di komunitas ini, pintu selalu terbuka. Yang pasti syaratnya punya sepeda onthel, memiliki jiwa mencintai budaya, dan tidak membawa-bawa profesi selama bergabung, artinya duduk sama rendah berdiri sama tinggi,” ungkap Haris sambil tersenyum.

“Tidak ada permasalahan sepeda onthel yang original atau yang sudah dimodifikasi bergabung di KAONI. Alangkah baiknya sepeda onthel original tetap dipertahankan sehingga nilai klasiknya tetap lestari dan menjadi ikon budaya yang masih bertahan dan selalu eksis  nantinya,” tambahnya.

Kegiatan KAONI tidak hanya sekadar membentuk club sepeda ini saja lalu fakum. Tetapi  mereka berkesempatan setiap sorenya mendayung sepeda onthel. Selain itu, mereka selalu memperingati dan menyemarakkan Hari Kebangsaan seperti 17 Agustus, Hari Pahlawan, Hari Kartini, mengadakan pawai  keliling kota menggunakan sepea onthel, berkunjung ke makam pahlawan, ke tempat peninggalan zaman dulu (yang pernah dikunjungi : Tugu Simpang Meriam Jalan Diponegoro, Resover Air/Gudang Air  X peninggalan Belanda di Jalan Cipto Mangunkusumo).

Mereka juga mempererat kekompakan komunitas dan menyesuaikan setiap tema yang dilakukan. Anggota KAONI memiliki baju seragam seperti seragam para pejuang dulu TKL (Tentara Keamanan Rakyat ), dipakai saat memperingati hari Kebangsaan Indonesia, memiliki baju sport kaos berlogo KAONI dipakai pada even undangan sport, dan baju kedaerahan tradisional seperti baju Jawa, Madura, baju Baluse dan lain-lain yang dipakai pada even Hari Kartini. Pakaian yang dipakai ini dipersiapkan oleh masing-masing anggota KAONI dengan biaya pribadi.

“Planning ke depan dari kegiatan KAONI lebih cenderung mensosialisasikan ke arah lingkungan seperti Bersih Asap, Bersih Kotoran, Bersih Pantai, Bersih Museum,” sebut Haris.

Ia menjelaskan, komunitas onthel ini memiliki keinginan besar dan berharap Kureta Onthel menjadi garda depan untuk membudayakan kembali bersepeda khususnya kepada generasi muda.

“Harus percaya diri menggunakan sepeda onthel, hilangkan dari pikiran bahwa ini sepeda ketinggalan zaman. Tetapi  berusaha menjelaskan, inilah perjuangan. Disamping itu, harapan kepada Pemda dan kita sebagai masyarakat Nias untuk dapat satu hati menciptakan/menyelenggarakan sekali dalam sebulan bersepeda tanpa kendaraan berasap,” pesan Haris.

Dijelaskannya, ada beberapa even di luar Nias yang pernah diikuti anggota KAONI Gunungsitoli seperti Silatnas (Silaturahmi Nasional) di Surabaya. Saat itu semua anggota  Onthel seluruh Indonesia berkumpul. Sebagai utusan KAONI yakni Wakil Ketua : Indra Saputra.

Kemudian acara Musyawarah Nasional Komunitas Sepeda Tua Indonesia di Bandung, sebagai utusan KAONI yakni Ketua : M. Haris Zalukhu.

Ternyata, secara pribadi, Haris Zalukhu telah menyerahkan satu unit sepeda onthel bermerek Gazzele, buatan Belanda tahun 1903, untuk dikoleksi Museum Pusaka Nias. Sepeda onthel yang masih dalam kondisi bagus tersebut langsung diterima oleh Direktur Museum Pusaka Nias.

Menurutnya, onthel bermerek Gazzele itu dulunya digunakan sang ayah Alibasir Zalukhu sebagai sepeda dinas saat bertugas di Aceh sebagai seorang veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

“Diserahkan ke museum agar menambah koleksi Museum pusaka Nias. Dengan begitu, onthel pun lebih terawat dan para pengunjung dapat melihat dan mengenal benda bersejarah,” sebutnya.

Adapun motto KAONI yakni  ‘Kesederhanaan dan Persaudaraan’. Dengan semangat persaudaraan pula, Haris beserta  anggota KAONI lainnya menjalin silaturahmi bersama  Pemerintah Kota Gunungsitoli, dengan memberikan sebuah sepeda onthel merek Philips  kepada Wali Kota Gunungsitoli Drs. Martinus Lase MSP yang juga salah satu pecinta  sepeda onthel. (Putra Zebua)

Tags: hariskaonimottopersaudaraan"terapkanzalukhu

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup
Nasional

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, buku tetap...

Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi
Nasional

Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi

by Doroti Krisley L
5 March 2024

Suaranusantara.com - Perkembangan kasus korupsi yang melibatkan Hasbi Hasan,mengalami perkembangan....

Cara Bayar Utang Puasa Ramadhan Jika Lupa Jumlah Hari yang Tinggal, Simak Penjelasan Berikut

Amalan Ramadhan yang Membawa Pahala Besar: Sedekah dan Mengaji Al-Quran

5 March 2024
Update Harga Sembako Jelang Ramadhan 2024

Update Harga Sembako Jelang Ramadhan 2024

5 March 2024
Masa aksi melakukan pembakaran ban di depan gedung DPR RI

Jokowi Diserukan untuk Dimakzulkan oleh Masa Aksi di Depan Gedung DPR RI

5 March 2024
Aksi bakar ban oleh massa aksi di DPR RI (Dok ist)

Massa Bakar Ban di Gedung DPR, Minta Kejelasan Hak Angket Terkait Dugaan Kecurangan Pemilu

5 March 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Tips Sukses(freepek)
Pendidikan

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Privilege, atau hak istimewa, sering menjadi topik perdebatan dalam konteks kesuksesan dan masa depan seseorang....

Ilustrasi beras (freepik)

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

5 March 2024
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In