Suaranusantara.com- Dalam rangka acara Panggung Rakyat Bongkar yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2023 di Stadion Madya GBK, Jakarta Pusat, Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid, mengungkapkan apresiasinya.
Usman Hamid melihat acara tersebut sebagai potensi oposisi alternatif untuk menentang kekuasaan yang dinilainya semakin menyimpang.
“Saya berharap konser panggung rakyat bongkar ini tampil menjadi oposisi alternatif untuk melawan kekuasaan yang semakin menyimpang” ujar Usman Hamid, Kamis 7 Desember 2023 di Bakoel Coffe, Jakarta Pusat
Bahkan, Usman menyinggung demokrasi di Indonesia yang semakin resesi. Karenanya, acara Panggung Rakyat Bongkar itu bagi Usman bentuk perjuangan dari berbagai kalangan.
“Jadi acara ini untuk mempersatukan perjuangan dari berbagai kalangan musisi, untuk menjaga demokrasi tidak semakin resesi” jelas Usman
Salah satu bentuk resesi demokrasi di Indonesia kata Usman yakni kasus yang dialami Haris, Mutia hingga baru-baru ini, Butet.
“Kebebasan berkespresi semakin melemah, kasus terbaru Haris, Mutia hingga Butet” katanya
Tidak hanya itu, Usman juga menyoroti fenomena politik jelang pemilu 2024. Ia kuatir jika pemilu yang akan dihadapi Indonesia kedepan pertama pemilu yang tidak jujur pasca Soeharto jatuh.
“Fenomena politik belakangan ini membuat kita semakin dibayangin mungkin pemilihan umumu kedepan pertama yang tidak jujur dan tidak adil sejak soeharto jatuh” imbuhnya
Diakhir, Usman berharap konser tersebut ajang hidupnya kembali musik sebagai bahasa universal untuk menyuarakan politik masyarakat sekaligus kesaksian rakyat yang tertindas dan terpinggirkan.













Discussion about this post