Suaranusantara.com – Ditjen Protokol Ditjen Pemasyarakatan (Pas) Kemenkumham memberikan tanggapan terkait potongan film dokumenter yang menampilkan sesi wawancara dengan Jessica Kumala Wongso, terpidana kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, yang tiba-tiba dihentikan.
Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pas Kemenkumham, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa pihak mereka tidak memberikan izin untuk peliputan tersebut karena sesi wawancara tersebut tidak terkait dengan kegiatan pembinaan yang diatur dalam Permenkumham tentang izin liputan di Pemasyarakatan.
Baca Juga : Sukabumi Diguncang Gempa 5.4 Magnitudo, BMKG: Waspada!
“Bahwa tidak diberikan izin liputan karena liputan tidak terkait pembinaan sebagaimana disyaratkan dalam Permenkumham tentang izin liputan di Pemasyarakatan,” jelas Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pas Kemenkumham Rika Aprianti kepada wartawan, Minggu (1/10/2023).
Rika mengungkapkan bahwa sesi wawancara tersebut berlangsung pada bulan Januari 2022 di Lapas Kelas II A Pondok Bambu. Saat itu, Indonesia masih berada dalam status pandemi COVID-19, yang mengakibatkan pembatasan kunjungan keluarga dan penggantian kunjungan secara virtual.
Saat ditanya tentang tanggal pengambilan wawancara dengan Jessica di lapas, Rika mengonfirmasi bahwa itu terjadi pada bulan Januari 2022.
Baca Juga : Sejarah Singkat Peristiwa G30S PKI, Peristiwa Kelam di Indonesia
“Saat itu masih status pandemi COVID (Februari 2022), bahkan kunjungan langsung keluarga warga binaan pun dibatasi, diganti secara virtual,” kata Rika.
“Januari 2022,” tambahnya.
Kasus pembunuhan Mirna kembali menjadi perhatian publik setelah tujuh tahun berlalu melalui film dokumenter. Film tersebut menarik perhatian karena mencakup cuplikan Jessica Wongso yang dilarang untuk diwawancarai.
Dalam salah satu cuplikan film tersebut, Jessica Wongso tampak memberikan keterangan mengenai kasus kematian Mirna. Namun, saat memberikan keterangan tersebut, terdengar suara seorang pria yang memotong penjelasan Jessica. Sejak wawancara tersebut, pembuat film dokumenter tersebut mengatakan bahwa mereka tidak diperkenankan untuk melakukan wawancara dengan Jessica lagi.(Dn)













Discussion about this post