SuaraNusantara.com – Gunung Merapi kembali Erupsi Awan Panas Guguran (APG) pada Sabtu, 11 Maret 2023 kemarin.
Akibat aktivitas vulkanik Gunung Merapi sejumlah wilayah berada di sekitar Gunung alami hujan abu.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso mengatakan.
Tercatat,enam kali APG dimuntahka yang terjadi pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.
“Teramati awan panas guguran enam kali dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter ke barat daya,” kata Agus Minggu, 12 Maret 2023.
Dirinya menambahkan selain APG ada guguran lava pijar keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur 1.700 meter ke barat daya.
Hingga saat ini, BPPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Level III atau Siaga.
Akan hal itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X Gubernur DI Yogyakarta angkat bicara soal erupsi Gunung Merapi.
Dirinya menyebut, erupsi Gunung Merapi hanya untuk menutup lubang bekas tambang pasir dan tidak akan seperti erupsi pada tahun 2010.
“Merapi ya erupsi begitu saja, gak akan meletus seperti dulu. Penting ngebaki (memenuhi) sik dirusak tambang” ujar sultan.
Dirinya menegaskan, jika tambang-tambang bekas galian tambang pasir sudah tertutup material vulkanik.
Erupsi akan dengan sendirinya berhenti, namun proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama.(Alief)













Discussion about this post