SuaraNusantara.com – Sepekan kedepan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memberikan peringatan potensi cuaca ekstrim di seluruh Provinsi.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menanggapi cuaca ekstrim yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Peringatan yang dikeluarkan BMKG itu kata Dwikora diaktibatkan adanya kondiss cuaca di selurh Indoneisa yang menunjukan pergerakan atmosfer yang berdampakn pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah.
Kata Dwikora, pemicu terjadinya peningkatan curah hujan di seluruh wilayah Indonesia karena adanya monsun atau aktivitas monsu Asia yaitu angin yang bertiup dari arah Asia yang masih menguap dan adanya indikasi aktifnya serukan udara dingin dari Asia.
Tidak hanya itu, Dwikora memprediksikan peningkatan dan pembentukan awan-awan hujan tidak hanya curah hujan namun disertai dengan petir dan angin hujan.
“Kami memprediksi kira-kira dalam seminggu kedepan kita masih perlu untuk terus waspadai kondisi seperti ini. Jadi, curah hujan dengan intensitas yang diprediksi melampaui 50 mm per hari, jadi batasan lebat itu 50 mm per hari,” ungkapnya.(timred)













Discussion about this post