SuaraNusantara.com – Sejumlah banyak orang kuatir memasuki tahun 2023 lantaran dikabarkan akan menghadapi resesi global, Kamis (27/10/22)
Meskipun Jokowi hingga jajarannya meyakinkan Indonesia akan lolos dalam resesi tahun depan itu, namun tak sedikit juga masyarakat yang waspada jika itu tak terjadi
Indonesia kembali dikatakan optimis akan menghadapi resesi pada tahun 2023. Hal itu disampaikan peneliti senior Indonesia, Poltak Hotradero, yang mengatakan Indonesia tidak akan berdampak resesi tahun depan
Namun dalam analisa Poltak, Indonesia tidak masuk dalam resesi namun hanya akan mengalami pelambatan.
“Saya punya keyakinan bahwa Indonesia tidak sampai masuk ke dalam resesi,” kata Poltak Hotradero menegaskan dalam pernyataan terbaru, dikutip SuaraNusantara.com dari sumber lain.
Poltak menilai bahwa fondasi ekonomi Indonesia sangat kuat dengan pencapaian 51 persen. Sehingga Poltak optimis jika Indonesia keluar dari resesi yang menakutkan itu
”Dengan besarnya konsumsi rumah tangga, Indonesia mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi, setidaknya dua persen” tutur Poltak
Kemudian, Indonesia memiliki kegiatan ekspor produk yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Sebenarnya posisi perdagangan ekspor dikurangi impor itu masih kecenderungannya positif,” ujarnya lagi.
“Dari sektor keuangan terutama perbankan yang kuat dan konsumsi rumah tangga rasanya dua persen (pertumbuhan ekonomi) sudah di tangan, jadi Indonesia tidak akan masuk ke resesi,” tegasnya. (Ifn)













Discussion about this post