Kota Tangerang – Paham patriarki dinilai menghambat kaum perempuan mendapatkan posisi strategis.
Dalam pembangunan Nasional, partisipasi perempuan belum mencapai 30 persen.
“Penyebabnya karena banyak yang meragukan kemampuan perempuan dan kesetaraan gender yang belum terlaksana,” kata Plt Kepala DP3AKP2KB Kota Tangerang Iis Aisyah Rodiyah, Sabtu (27/4/2019).
“Alhamdulillah angka kesetaraan gender di Kota Tangerang mencapai 98 persen, lebih tinggi dari yang diamanatkan undang -undang,” sambung Iis.
Baca Juga: Perempuan Asal Karawaci Kelabui Puluhan Orang, Bawa Kabur Ratusan Juta
Guna memaksimalkan peran perempuam, pihaknya ingin melibatkan perempuan dalam segala program pemerintahan. Tujuannya, agar penerima manfaat dari program pemerintah lebih banyak.
Sementara itu, Ketua PKK Kota Tangerang Aini Suci mengingatkan, seiring dengan perkembangan zaman, perempuan dituntut lebih pintar.
“Jangan kalah sama teknologi agar kita tidak mudah dibohongi,” imbaunya.(ger/and)













Discussion about this post