Kota Tangerang – PT. Taspen Properti Indonesia membangun apartemen, di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Apartemen Aspena Recidence mulai dibangun pada Januari 2019 dengan biaya Rp220 miliar. Pondasi dikerjakan Trocon dengan pengawas PT Arkonin.
Aspeda Residence memiliki akses strategis yang terkoneksi dengan Stasiun Poris, Batuceper dan dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Direktur Utama (Dirut) PT. Taspen Properti Indonesia Iqbal Lantoro mengatakan, pembangunan apartemen ini sebagai wujud nyata komitmen PT. Taspen yang tengah menambah core bisnisnya.
Selain itu, kata Iqbal pembangunan apartemen tersebut juga guna memaksimalkan aset lahan Taspen.
“Oleh karena itu kami akan terus dan kelola aset yang punya kita,” ujar Iqbal kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).
Dikatakanya, Apartemen Aspena Residence ini merupakan apartemen dengan harga menengah yang lebih diutamakan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN.
“Untuk target pembangunan apartemen ini sekitar dua tahun. Tetapi untuk topping off strukturnya rampung Januari 2020,” terangnya.Â
Dibangunya apartemen ini kata dia, selain menguntungkan dari aspek bisnis perusahaan, juga untuk membantu Pemerintah Kota Tangerang dalam hal lapangan pekerjaan.
“Selain mengurangi angka pengangguran, kami juga memberikan bantuan untuk perbaikan musala sebesar Rp100 juta,” ujarnya.
Camat Batuceper Nurhidayatullah mendukung dan menyambut baik pembangunan apartemen tersebut.
“Mudah-mudahan adanya apartemen, Batuceper menjadi pusat bisnis properti di Kota Tangerang,” harap camat yang akrab disapa Ayak ini.
Sekedar informasi, Apartemen Aspena menyediakan berbagai tipe unit dengan tipe studio 22 meter, tipe satu kamar tidur luas sekitar 35 meter dan 40 meter. Apartemen ini juga memiliki suasana kekeluargaan dan fasilitas seperti retail, ATM, musala, tempat bermain anak dan kolam renang.
Harga jual apartemen ini ditawarkan dengan harga Rp16 juta per meter persegi. Harga unit tipe studio mulai dari Rp389 juta, tipe satu kamar tidur mulai dari Rp578 juta dan tipe satu kamar tidur sudut mulai dari Rp668 juta.
Untuk ASN, tersedia 100 unit pertama dengan diskon sebesar 10%. Pembelian unit juga dapat dengan cara cash keras, bertahap, atau kredit perbankan dengan Bank Mantap, Bank BTN Mandiri, BRI dan BNI.(ahmad/and)













Discussion about this post