
Kota Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggelar rapat khusus terkait persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini.
Sejumlah pihak terkait pun dilibatkan, seperti di antaranya dari unsur Polri, TNI, bahkan Satpol PP Provinsi Banten. Dan rapat ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana.
“Kami mengadakan rapat khusus ini dalam rangka menciptakan situasi Pilkada yang aman, kondusif, dan tertib,” ujar Mumung di Ruang Asda II Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (4/5/2018) sore.
Mumung mengatakan, Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Dalam pesta demokrasi lima tahunan ini hanya diikuti oleh pasangan calon petahana saja yakni Arief R. Wismansyah – Sachrudin.
“Lawannya hanya kotak kosong bukan berarti aman. Makanya harus dipersiapkan ini secara matang,” katanya.
Mumung merinci ada 1.027.522 hak pemilih dalam Pilkada 2018 ini di Kota Tangerang. Dari jumlah total penduduk yang mencapai 1,9 juta jiwa.
“Sedangkan jumlah TPS (tempat pemungutan suara) ada 3.091 tersebar di 13 Kecamatan. Ini harus benar-benar diperhatikan,” terangnya.
Sementara Wakapolrestro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengatakan, pada Pilkada tahun ini ada 19 TPS yang menjadi titik rawan.
“Kami sudah siapkan tim dilokasi untuk mengawasi titik rawan itu,” ujarnya.
Ia mengaku pihaknya sudah memetakan titik – titik tersebut. Beserta berbagai parimeternya. TPS yang rawan ini dikarenakan daerah yang kerap kali terjadi konflik, para penduduknya fanatik politik, kriminalitas tinggi, dan geofrafis atau jarak tempuhnya.
“Volume kriminal di lokasi tersebut ya sangat rawan,” katanya.
Harley menyebut sebanyak 19 titik rawan tersebut tersebar di tiap – tiap kecamatan yang ada. Maka dari itu jajarannya menambah jumlah personel yang berjaga di lokasi rawan ini.
“Selain TPS yang rawan, ada juga TPS khusus yang harus diperhatikan. Ada 4 TPS khusus yang berada di Lapas – lapas Kota Tangerang,” tukas Harley. (Ahmad/Nji)












