
Jakarta – SuaraNusantara
Imam besar FPI, Habib Rizieq Syihab diminta secepatnya pulang ke tanah air untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pornografi ‘baladacintarieq’.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono menyampaikan himbauan itu saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Kamis (8/6/2017).
“Beliau sebagai panutan warga negara yang baik untuk segera kembali ke Indonesia, agar bisa menjalani pemeriksaan sehingga menjadi contoh yang baik,” papar Argo.
Disinggung, terkait kabar Rizieq sedang mengajukan perpanjangan visa untuk tinggal di Arab Saudi, Argo mengaku belum mendapatkan informasinya.
“Kita belum dapat informasi (Habib Rizieq) memperpanjang visa atau tidak,” kata Argo.
Sebelumnya diberitakan SuaraNusantara bahwa Rizieq berencana akan memperpanjang visa kunjungannya di Arab Saudi. Sedianya, visa Habib akan habis pada 12 Juni 2017 mendatang.
“Ada rencana akan long stay atau akan perpanjang visa, sedang ada yang mengurus visa yang setahun,” ujar kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro.
Selain memperpanjang visa, Rizieq juga berfikiran untuk kembali ke tanah air jika orang pertama di Republik ini Joko Widodo (Jokowi) tidak menjabat sebagai Presiden lagi.
Sebab, ia menilai kalau saat ini Polri sudah tak lagi netral dalam tangani kasus, dan mau disuruh-suruh oleh Jokowi.
“Pulangnya bisa aja nanti setelah pilpres dan Jokowi nggak jadi presiden. Ya kalau misalnya setelah pilpres dan Jokowi nggak jadi presiden polisi bisa lebih netral. Harusnya kan Polri itu netral,” terang Sugito.
Penulis : Has












