Suaranusantara.com- Salah satu destinasi liburan yang sangat direkomendasikan di Jogja adalah Batu Alien Cangkringan, menawarkan keindahan yang luar biasa dengan latar belakang Gunung Merapi yang mengesankan.
Batu ini, yang pada awalnya menjadi saksi bisu dari erupsi tahun 2010, mengalami perubahan bentuk akibat arus lahar panas, menciptakan fenomena aneh yang dikenal sebagai “Batu Alien” oleh penduduk setempat.
Keunikan tempat ini dapat dinikmati saat mengunjungi, karena batu besar ini adalah sisa dari erupsi Gunung Merapi, memberikan daya tarik sendiri meskipun namanya terdengar aneh.
Meskipun tragedi erupsi membawa dampak tragis, banyak tempat di sekitarnya, termasuk Bukit Alien Cangkringan, menjadi destinasi menarik, terutama bagi para wisatawan milenial yang mencari pengalaman unik dan instagramable.
Sayangnya, sebagian besar tempat ini belum sepenuhnya dikelola dengan baik, termasuk Bukit Alien Cangkringan, yang meski terlihat artistik dan unik, masih memerlukan perawatan lebih lanjut.
Namun, destinasi ini tidak hanya menawarkan pemandangan batu yang menarik, tetapi juga keindahan alam dan suasana yang menyegarkan meskipun masih tergolong sebagai wisata baru.
Meskipun fasilitas masih terbatas, termasuk warung makan, spot foto, toilet, wahana jeep, dan fasilitas lainnya, tetapi Anda tidak akan kecewa.
Lokasinya berada di Jambu, Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan dapat dicapai dengan perjalanan sekitar 28 km dari pusat kota dengan waktu sekitar 60 menit menggunakan kendaraan.
Harga tiket masuk sangat terjangkau, hanya lima ribu rupiah per orang, menjadikan Batu Alien Cangkringan sebagai wisata yang bersahabat dengan kantong. Selain itu, biaya parkir juga terjangkau, dengan tiga ribu rupiah untuk motor dan lima ribu rupiah untuk mobil.
Tempat ini buka setiap hari dari jam 6 pagi hingga 5 sore, memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan alam Jogja dengan harga yang terjangkau di Batu Alien Cangkringan.













Discussion about this post