Suaranusantara.com- Mahasiswa Magister Universitas Pelita Harapan (UPH) Kota Tangerang, menggelar diskusi yang bertajuk pada pariwisata di Nusa Tenggara Timur dan perdagangan orang yang terus masif terjadi sampai saat ini.
Diskusi yang berjudul ‘Tantangan dan Peluang Globalisasi Terhadap Pariwisata di Labuan Bajo’ yang diisi Guru Besar Hubungan Internasional (HI) UPH, Prof.Aleksius Jemadu, dan Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi, Fransiskus Xaverius Tegus.
Dosen Prodi HI UPH, Amelia Joan Ribka Liwe mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan di Atrium Plaza Semanggi ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa pasca sarjana dan dosen (HI) pada masyarakat.
“Jadi kita selenggarakan kegiatan seminar ini yang merupakan bagian integral dari mata kuliah pembangunan internasional, untuk berpikir gimana menangani isu-isu pembangunan berkesinambungan kan Ini udah komitmen,” ujar Amalia kepada wartawan, Minggu (17/12/2023).
Menurutnya, dalam hal ini pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk harus mengejar lagi dan mengajak, bukan hanya berpikir kritis tapi juga merancang kegiatan ini di mana semua bisa untuk bertukar pikiran pada dua isu utama yang diangkat saat ini.
“Berdasarkan apa yang kita teliti hal apa yang menjadi penting bagi komunitas di NTT yaitu pariwisata dan perdagangan manusia. Kenapa pilih NTT, karena kita NTT merupakan penghasilan lumayan rendah. Jadi kita membuat komitmen yang untuk membantu komunitas ini,” ungkapnya.
Sambung dia, sehingga UPH sangat mendukung dengan kesempatan ini untuk melebarkan pasarnya dengan tujuan di program Magister (HI) salah satunya mencapai bagaimana melalui keilmuan ini mampu bertransformasi.
“Dengan itulah yang menjadi tujuan hubungan antara globalisasi dengan lokal. Pembangunan nasional yang ikut mengarungi globalisasi ini, tapi kerap kali terjadi masyarakat lokal yang termarjinalkan,” tutup dia. (RD)













Discussion about this post