Suaranusantara.com – Seorang ibu yang memiliki dua anak telah mengalami kematian yang tragis setelah menjalani operasi pengecilan lambung untuk menurunkan berat badannya di Turki.
Dilaporkan bahwa Emma Morrisey meninggal karena seorang ahli bedah secara tidak sengaja menusuk perutnya selama operasi bariatrik atau gastric sleeve surgery, yang kemudian menyebabkan perdarahan hebat.
Jacqueline Devonish, seorang koroner senior di Cheshire, telah mengirimkan surat kepada perusahaan yang mengorganisir prosedur tersebut, yaitu Regenesis Health Travel. Ia menegaskan bahwa perusahaan tersebut gagal melakukan pemeriksaan yang diperlukan untuk memastikan bahwa Morrissey adalah calon yang cocok untuk menjalani operasi tersebut. Devonish juga memperingatkan bahwa risiko kematian serupa dapat terjadi di masa depan jika tidak ada tindakan yang diambil.
Baca Juga : Tragedi Penusukan di Kota Banjar: WNA Amerika Serikat Diduga Tewaskan Mertua
Laporan dari petugas koroner menjelaskan bahwa Morrissey terbang ke Turki pada 6 Juli tahun sebelumnya untuk menjalani operasi pengecilan lambung yang melibatkan pengangkatan sebagian besar perutnya. Karena tidak memenuhi kriteria untuk operasi tersebut di Inggris, dia memutuskan untuk melakukan operasi di Turki.
Namun, selama operasi pada 7 Juli, seorang ahli bedah tidak sengaja membuat lubang di perutnya dengan alat medis.
“Pada saat ini, belum ada bukti dari penyelidikan kematian oleh Kementerian Kesehatan di Turki, Rumah Sakit Swasta Termessos, atau Regenesis UK, meskipun Regenesis telah diberi tahu bahwa kematian tersebut disebabkan oleh kesalahan ahli bedah selama operasi,” tulis petugas koroner, yang juga mengkritik otoritas Turki.
Baca Juga : PA 212, GNPF Ulama, dan FPI Putuskan Tidak Dukung Prabowo di Pemilu 2024
Petugas medis di rumah sakit juga gagal melakukan persiapan yang tepat untuk pengembalian tubuh Morrissey ke Inggris. Hal ini meningkatkan risiko pembusukan dan risiko bagi kesehatan para profesional yang akan menerima jenazahnya di Inggris.
Ahli bedah juga mengklaim bahwa operasi pengecilan lambung tidak selesai dilakukan karena perdarahan yang dialami Morrissey, tetapi para ahli di Inggris menemukan bahwa operasi tersebut sudah selesai dan tim medis Turki gagal mengidentifikasi sumber perdarahan dengan benar.
“Bukti sebelum pemeriksaan menunjukkan bahwa ada tiga sayatan yang telah dibuat di perut, dua di antaranya dilakukan dengan alat tajam,” jelas Devonish.(Dn)
