Suaranusantara.com – Vivo iQoo, sub-merek dari Vivo, secara resmi meluncurkan model ponsel baru dalam seri iQoo 11. Ponsel tersebut adalah iQoo 11S, yang memiliki kesamaan dengan iQoo 11 “reguler” namun dengan beberapa peningkatan.
Salah satu peningkatan yang terdapat pada ponsel ini adalah kapasitas penyimpanan yang mencapai 1 TB, sedangkan iQoo 11 hanya memiliki kapasitas maksimal 512 GB. Selain itu, iQoo 11S menggunakan teknologi penyimpanan UFS 4.0 yang lebih cepat dibandingkan UFS 3.1 yang digunakan pada iQoo 11.
Peningkatan lainnya terdapat pada fitur pengisian cepat iQoo 11S, yang telah ditingkatkan menjadi 200 watt dibandingkan sebelumnya 120 watt pada iQoo 11. Namun, kapasitas baterai ponsel ini sedikit berkurang menjadi 4.700 mAh dari 5.000 mAh pada iQoo 11.
Peningkatan juga terlihat pada kamera utama iQoo 11S, yang menggunakan sensor kamera 50 MP Sony IMX 866 (1/1.49 inci, piksel 1 mikron) yang sama dengan kamera flagship Vivo X90 dan X90S. Sedangkan pada iQoo 11, kamera utama memiliki sensor yang sedikit lebih kecil, yaitu 1/1.57 inci.
Meskipun terdapat berbagai peningkatan di atas, desain dan spesifikasi iQoo 11S dan iQoo 11 secara keseluruhan hampir identik. Keduanya memiliki layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1440 x 3200 piksel, refresh rate 144 Hz, dan kecerahan 1.800 nits.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan chip Vivo V2 yang meningkatkan performa layar. Pada bagian kamera, iQoo 11S memiliki tiga kamera belakang dengan resolusi 50 MP, 8 MP (ultrawide), dan 13 MP (telefoto dengan zoom optik 2x), serta kamera selfie 16 MP.
Dalam hal hardware, iQoo 11S didukung oleh chipset Snapdragon 8 Gen 2 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16 GB, dan penyimpanan UFS 4.0 hingga 1 TB.
Sementara itu, sistem operasi yang digunakan adalah Android 13 dengan antarmuka OriginOS 3. Di pasar China, iQoo 11S tersedia dalam varian warna hitam dan putih, dengan varian warna putih menampilkan desain khas BMW Motorsport.
Harga ponsel ini dimulai dari 3.800 yuan (sekitar Rp 7,9 juta) untuk varian 12 GB/256 GB, hingga 4.800 yuan (sekitar Rp 10 juta) untuk varian tertinggi 16 GB/1 TB.(Red)













Discussion about this post