Suaranusantara.com – Puan Maharani, Ketua DPR RI, menekankan pentingnya pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Puan Maharani meminta agar perbaikan infrastruktur yang rusak akibat gempa di Kabupaten Bantul dapat diselesaikan dengan cepat dan serius oleh pemerintah, serta menunjukkan perhatian yang besar terhadap korban.
Selain itu, Ketua DPR RI pertama itu mengusulkan agar pemerintah daerah membentuk tim khusus yang bertugas untuk mengkoordinasikan dan mempercepat proses perbaikan infrastruktur pasca gempa.
Hal ini bertujuan agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal. Puan juga menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa akibat gempa dan keprihatinan mendalam terhadap korban yang luka. Pemerintah diharapkan dapat memberikan perawatan yang memadai bagi korban hingga sembuh.
“Pemerintah daerah perlu membentuk tim khusus untuk mengkoordinasikan dan mempercepat proses perbaikan infrastruktur pasca gempa. Sehingga, kegiatan masyarakat bisa berlangsung normal kembali. Saya mengucapkan belasungkawa untuk korban gempa yang meninggal dunia serta keprihatinan mendalam bagi korban-korban luka akibat gempa. Pemerintah harus memastikan merawat korban sampai sembuh,” ucap Puan dalam keterangannya pada Parlementaria sebagaimana dikutip Suaranusantara.com, Senin (3/7/2023).
Selain DIY dan Jawa Tengah, gempa Bantul juga menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan fasilitas umum di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Pacitan. Beberapa warga juga masih mengungsi karena rumah mereka rusak atau karena trauma dan ketakutan akan gempa susulan.
Puan menekankan bahwa pemerintah harus memastikan adanya program perbaikan yang efektif dan tepat sasaran serta menjamin ketersediaan dana bantuan untuk memulihkan daerah yang terdampak.
Rehabilitasi rumah dan fasilitas umum yang rusak harus memenuhi standar bangunan tahan gempa, mengingat wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur merupakan wilayah rawan gempa.
“Pemerintah harus memastikan adanya program perbaikan yang efektif dan tepat sasaran, serta memastikan agar dana bantuan tersedia untuk memulihkan daerah yang terdampak. Rehabilitasi untuk rumah dan fasilitas umum yang rusak harus dipastikan memenuhi standar bangunan tahan gempa mengingat daerah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur merupakan wilayah rawan gempa,” jelasnya.
Sebagai politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan, Puan juga meminta perhatian pemerintah terhadap para pengungsi. Beliau menekankan pentingnya pemerintah memastikan tersedianya tenda pengungsian yang layak dan aman, serta fasilitas sanitasi yang memadai.
Bantuan makanan, air bersih, dan pelayanan kesehatan juga harus terus diberikan kepada pengungsi. Tempat pengungsian harus nyaman dan ramah bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan menyusui. Semua kebutuhan masyarakat terdampak gempa harus dipenuhi sebaik mungkin.
Puan juga menyuarakan perlunya perbaikan segera terhadap fasilitas pendidikan yang terdampak gempa, terutama menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Rehabilitasi sekolah yang rusak akibat bencana harus menjadi prioritas untuk menjaga kelancaran proses belajar mengajar.
Ia juga menegaskan bahwa keberlangsungan pendidikan merupakan amanat undang-undang dalam mencerdaskan kehidupan bangsa secara berkeadilan, termasuk di daerah yang terkena bencana.
Di sisi lain, DPR mendorong pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak gempa. Puan mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap masyaraka. (Red)













Discussion about this post