SuaraNusantara.com – PMS atau premenstrual syndrome adalah gangguan yang terjadi pada sebagian wanita menjelang menstruasi atau haid.
PMS dapat menimbulkan berbagai gejala fisik dan emosional, seperti sakit kepala, nyeri perut, perubahan mood, mudah lelah, dan munculnya jerawat pada wajah.
Salah satu alasan jerawat timbul pada saat PMS adalah karena perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh. Selama PMS, kadar hormon estrogen menurun dan kadar hormon progesteron meningkat.
Kenaikan hormon progesteron dapat menyebabkan produksi sebum atau minyak berlebih pada kulit, yang kemudian menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat.
Selain itu, pada saat PMS, kadar hormon kortisol juga dapat meningkat. Kortisol adalah hormon stres yang dapat merangsang produksi sebum dan memicu peradangan pada kulit, yang kemudian menyebabkan timbulnya jerawat.
Selain perubahan hormon, faktor lain yang bisa memicu munculnya jerawat pada saat PMS adalah stres, kurang tidur, konsumsi makanan yang tinggi gula atau karbohidrat, serta kurangnya konsumsi air putih dan serat.
Oleh karena itu, untuk mencegah timbulnya jerawat pada saat PMS, sebaiknya perhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi, hindari stres dan usahakan tidur yang cukup.
Serta lakukan perawatan kulit yang baik dengan membersihkan wajah secara teratur dan menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit.
Jika jerawat tetap timbul dan mengganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli kecantikan untuk mendapatkan pengobatan atau perawatan yang sesuai(timred)













Discussion about this post