Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Potensi Destinasi Wisata Pondok Tunggul Joglo Bojongmanik

Suara Nusantara by Suara Nusantara
15 September 2019
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Facebook Dian Wahyudi

Foto: Facebook Dian Wahyudi

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berbekal informasi, kabarnya di daerah Joglo, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak terdapat dataran tinggi mirip Gunung Luhur Citorek yang berada di Kecamatan Cibeber. Di pagi hari terdapat kabut dengan pemandangan alam, lembah dan pegunungan yang cukup eksotis.

Bersama dua rekan, saya menuju ke sana dengan menempuh waktu sekira satu jam perjalanan untuk menuju ke lokasi sekitar Joglo, namun saat itu, karena belum terdapat tanda di mana lokasi tepatnya, kami bertanya ke penduduk sekitar.

Lokasinya ternyata, di blok tanah milik Perhutani, sebelum pertigaan Joglo, sebelah kiri jalan. Awalnya belum diberi nama, atas inisiatif pemuda pengelola destinasi wisata tersebut dipopulerkan dengan nama, Pondok Tunggul.

BACAJUGA

Mengenal Lebih Dekat Agrowisata, Memadukan Wisata dan Pertanian untuk Kesejahteraan Lokal

Eksotisme Pulau Royal, Surga Tersembunyi di Kepulauan Seribu untuk Liburan yang Tak Terlupakan” “Pulau Ro

Karena belum terdapat tempat parkir yang disediakan, kendaraan roda empat diparkir di pinggir jalan. Sementara untuk kendaraan roda dua, bisa diparkir di lokasi wisata. Masih jalan tanah, tapi sudah padat. Belum tampak ada penataan jalan. Dari arah depan, boleh lah disebut pintu masuk, terdapat rumah dinas kehutanan, tampak kosong dan tidak terawat.

Matahari agak terik, namun terasa sejuk. Sayangnya, hanya terdapat sedikit pohon-pohon besar, sisanya hanya tunggul-tunggul pohon Mahoni.

Kami bertemu dan disapa salah satu wakil pengelola, Kang Jaelani namanya. Dengan beberapa pemuda, yang siang itu sedang duduk-duduk menonton televisi di salah satu saung di tempat tersebut.

Salah seorang pemuda mengenakan kaos bertuliskan “Bakso Bangkit”, asyik (kata saya dalam hati), mantap juga, panas gini, sambil menikmati semangkok bakso.

Di spot swafoto atau selfie, tampak kosong, mungkin karena siang hari. Kang Jaelani juga mengatakan, biasanya yang berkunjung kebanyakan dari mulai sore hari kemudian ngecamp semalam, sambil menikmati malam. Besok harinya baru tampak kabut yang eksotis sampai jam 8 pagi, atau jika beruntung sore hari setelah hujan, biasanya juga tampak kabutnya.

Spot foto di Pondok Tunggul Joglo, Bojongmanik.(Foto: Dian Wahyudi)

Menurut keterangannya, destinasi wisata ini sudah ada sekitar dua tahun. Informasinya dari promosi di media sosial (medsos) Instagram yang dikelola pemuda, IG Pondok Tunggul.

Wisatawan yang sengaja datang berbekal info tersebut, malah kebanyakan dari jauh, dari Bogor, Tangerang, Serang, Cilegon, serta karena lintasan menuju Baduy, sesekali terdapat wisatawan yang datang setelah pulang atau menuju Baduy ke Pondok Tunggul tersebut.

Kenapa disebut Pondok Tunggul, karena banyak tunggul sepertinya, tebak saya kepada Kang Jaelani. Kang Jaelani membenarkan, untuk memudahkan saja katanya, karena cukup banyak tunggul kayu Mahoni, jadi unik juga akhirnya, semoga dapat menjadi daya tarik.

Baru tersedia tiga spot foto di lokasi tersebut, berupa dua panggung bertangga, didesain sedemikian rupa, dengan view pemandangan lembah dan pegunungan di kejauhan.

Dengan panggung cukup lebar dan kokoh dengan pegangan pengaman. Relatif aman bagi para pengunjung, juga untuk yang membawa serta anak-anak, tentunya tetap harus dipantau oleh para orang tua, maklum saja posisinya di bibir tebing.

Tentunya, tetap saja harus ada yang mengkontrol kekokohan konstruksi dari batang-batang kayu tersebut, untuk menjamin keselamatan pengunjung. Sedangkan yang satu lagi, hanya berupa panggung papan pendek dan kokoh, tanpa pegangan, cukup aman, namun tetap berhati-hati.

Kami mencoba spot swafoto di tiga lokasi terdebut. Terdapat spot pintu dan jendela, seperti biasa, langsung “loba gaya (banyak gaya)”. Sayangnya tidak terdapat kabut saat kami berswafoto.

Terdapat meja-meja dan kursi sederhana dari kayu-kayu Mahoni, untuk sekedar ngopi hitam pahit, sambil mengobrol dan menikmati pemandangan alam.

Beberapa saung, cukup melindungi dari terik matahari. Syukurnya, hembusan angin cukup dingin. Sadar kami belum makan siang, kami memesan nasi liweut kepada salah seorang kenalan yang kebetulan rumahnya dekat dengan Pondok Tunggul dibantu para pemuda.

Karena setelah saya tanya, mana bakso bangkitnya ke pemuda yang memakai kaos tersebut, dengan nyengir, dia berkata, hanya kaos aja, kalau baksonya buka setahun sekali. Waduh.

Sambil menunggu nasi liwet matang, kami melanjutkan ngobrol dengan kang Jaelani dan pemuda.

Masih perlu penataan, kata kang Jaelani. Ke depan ingin membangun saung yang agak besar untuk pengunjung, disini juga belum terdapat fasilitas musala dan toilet.

Utamanya parkir kendaraan roda empat, masih di pinggir jalan utama. Jika perayaan hari besar, seperti libur Lebaran dan tahun baru, kendaraan yang parkir cukup banyak, jadi agak kewalahan penjagaannya. Ditambah lokasinya, tanah masih milik Perhutani. Kami berharap terdapat pembinaan dan pencerahan tentang hal tersebut. Kalau tempat ngecamp insya Allah cukup aman.

Saya akan mencoba menjebatani dengan dinas terkait, salah satunya dengan Dinas Pariwisata. Saya percaya pemuda dan stakeholder lain dapat terjalin komunikasi yang baik.

Cukup sayang, jika kreativitas dan inovasi para pemuda terkendala, hanya karena masalah perizinan dan minimnya pembekalan tata atau sistem pengelolaan destinasi wisata oleh instansi terkait.

Potensi destinasi wisata yang cukup eksotis namun dikelola sekedarnya saja. Semoga ke depan Pondok Tunggul Joglo bisa berkembang dan dikenal luas lagi.

Penulis adalah: Dian Wahyudi. Anggota DPRD Kabupaten Lebak (Fraksi PKS)

Tags: Destinasi WisataKolomLebakMetroOpiniPariwisataPondok Tunggul JogloWisata

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat
Uncategorized

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

by Defa
15 February 2024

SuaraNusantara.com - Sembilan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

ilustrasi Stress dalam pekerjaan (Dok. Istock)
Kesehatan

Atasi Stres Kerja dengan Mudah: Strategi Ampuh yang Bisa Dicoba Hari Ini

by Feri Spt
12 February 2024

Suaranusantara.com  - Stres di tempat kerja dapat menjadi masalah...

Ganjar Pranowo kampanye di Kaltim (Dok PDIP)

Kampanye di Kaltim, Ganjar Singgung Krisis Pelanggaran Jelang Pemilu 2024

7 February 2024
Tom Lembong saat live TikTok bersama Cawapres 01 Anies Baswedan, Sabtu 6 Januari 2024.(instagram)

Anies Baswedan dan Tom Lembong Live TikTok, Ungkap Rahasia Awet Muda

7 January 2024
tugu-yogyakarta(freepek)

4 Wisata Tersembunyi di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

22 December 2023
Dolar

Kurs Rupiah di Bank BCA hingga CIMB Niaga, Yuk Simak Ulasannya Hari ini

4 December 2023

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup
Nasional

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, buku tetap menjadi jendela menuju dunia lain. Dari kisah-kisah yang...

Tips Sukses(freepek)

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

6 March 2024
Ilustrasi beras (freepik)

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

5 March 2024
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In