Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Featured

Gagal Paham Promosi Wisata Lebak

Suara Nusantara by Suara Nusantara
20 August 2019
in Featured
Reading Time: 3 mins read
A A
Dian Wahyudi. (Facebook/Dian Wahyudi)

Dian Wahyudi. (Facebook/Dian Wahyudi)

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Untuk kesekian kalinya, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Bursa, para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh kuliah di Kota Bursa, Turki melakukan kegiatan Pelajar Bursa Untuk Indonesia (PRUSA).

PRUSA semacam kegiatan bakti sosial dan kerja sama program, utamanya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya dan pariwisata.

Berlokasi di Desa Mekarmanik, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak. Mengulang sukses kegiatan serupa beberapa tahun ke belakang, saat itu kegiatan hanya 3 (tiga) hari saja.

BACAJUGA

Eksplorasi Pesona Bawah Laut Pulau Semak Daun, Surga Selam di Tengah Kepulauan Seribu

Petualangan Bahari di Pulau Perak, Destinasi Wisata Eksotis di Tengah Kepulauan Seribu

Menurut informasi panitia, tahun ini mereka akan melakukan aktibitas selama sepekan, dan tidak tanggung-tanggung, mereka membawa serta warga negara Turki, Erol Oztamur pendiri dan Ketua Asosiasi Damla Internasional, Umut Kilic pendiri dan Wakil ketua Asosiasi Damla Internasional, Canan Cakir pendiri dan guru SMA Imam Hatip Internasional Hudavendigar Bursa, serta Maryem Gulce pelajar SD Nosab Nilufer Bursa.

Mereka akan mengikuti rangkaian acara, dimaksudkan untuk mempelajari kearifan lokal masyarakat Bojongmanik dan Lebak pada umumnya, pertukaran budaya Indonesia-Turki, serta promosi destinasi wisata Lebak dan Banten.

Saya secara pribadi, mungkin karena dianggap cukup mewakili representasi masyarakat, diminta untuk menjembatani komunikasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lebak, agar dapat melakukan kerja sama dan promosi, terutama terkait pertukaran budaya dan promosi wisata.

Namun sayang, komunikasi yang ditunjukkan oleh Pemkab Lebak jauh dari harapan. Panitia berkali meminta audiensi dan berdiskusi, sampai kegiatan berlangsung, namun tidak pernah dijadwalkan. Bahkan, harapan meminta kehadiran Bupati Lebak ataupun Wakil Bupati Lebak pupus karena jawaban yang tidak jelas.

Menunggu siapa yang akan mewakili untuk hanya sekedar mewakili, sampai pembukaan acara pun tak kunjung mendapatkan jawaban. Belakangan menurut informasi panitia, datang salah seorang Kabid di Dinas Pariwisata, itu pun datang terlambat.

Mungkin tidak ada yang harus disalahkan. Namun, membaca respon pemkab serta dinas terkait, dalam upaya promosi wisata yang sedang gencar dilakukan pemkab, justru menyia-nyiakan kesempatan. Kesempatan di depan mata hilang. Lepas sudah promosi gratis kepada komunitas Internasional lewat duta yang datang ke Kabupaten Lebak.

Kerja sama Turki dan Lebak?

Berbicara Kota Bursa dan Turki, bukan hanya sekedar berbicara pariwisata, destinasi wisata. Turki, menurut seorang teman yang hadir saat pembukaan acara tersebut, dengan lugas mengatakan, karena Turki merupakan salah satu pusat pendidikan, yang cukup banyak memberikan beasiswa pendidikan.

Turki tidak hanya identik dengan Istanbul dan Ankara saja, tetapi ada Bursa yang menjadi destinasi favorit wisatawan, yang menyimpan banyak peninggalan sejarah Islam. Kota Bursa, terletak di kawasan Kartal, bagian tepi laut Marmara. Tepatnya antara kota Meltepe dan Pendik. Daerah ini merupakan salah satu distrik Istanbul yang berada di benua Asia.

Merupakan bandar terbesar ke-4 di negara ini. Populasi penduduk termasuk yang paling tinggi, meski tidak sepadat Istanbul dan Ankara. Sebagaimana Istanbul, merupakan kota wisata dunia dan salah satu kota pendidikan di Turki, meski alamnya tak seindah Lebak, namun tingkat kunjungan wisatawan yang datang ke Bursa sangat banyak. Demikian cerita teman yang pernah datang ke sana.

Berdasarkan catatan sejarah, Bursa adalah ibu kota pertama pada masa kejayaan Dinasti Utsmaniyyah antara tahun 1335 hingga 1413. Disebut juga Kota Hijau atau Green Paradise, karena memiliki banyak taman dan kebun yang asri. Lokasi Bursa juga dikelilingi oleh hutan yang cukup luas.

Tempat paling terkenal di Bursa adalah Green Mosque atau masjid hijau, dalam bahasa Turki adalah Yesil Camii dan Koza Han. Sepanjang sejarah, masjid ini menjadi saksi bisu kejayaan Ottoman, peristiwa gempa bumi dan kebakaran hebat.

Menurut legenda, sejatinya Sultan meminta dibuatkan 20 masjid di Bursa pada para arsitek. Hal yang terjadi adalah mereka membangun satu masjid dengan 20 kubah. Tidak heran, jika Unesco menetapkan Bursa sebagai salah satu warisan dunia.

Terdapat pula museum Bursa City, yang merupakan museum terbesar di kota ini. Setiap lantai menggambarkan periode tertentu dari masa Ottoman. Sedangkan museum Aktopralik Mound adalah museum terbuka dari zaman prasejarah, terkenal dengan Arkeo Park-nya.

Tetapi yang menjadi serbuan para wisatawan adalah produk sutra asli Bursa. Pusat kain sutra di Koza Han, menyediakan kain-kain sutra bermutu tinggi yang sangat diminati di seluruh dunia.

Kalau mau membeli berbagai souvenir atau oleh-oleh, mampirlah ke Khan Bazaar. Berbagai pilihan ada di sana. Penduduk Bursa lebih suka berjalan kaki ataupun naik kendaraan umum. Zaitun, Teh Zafran, dan olahan kulit adalah beberapa komoditi andalan lainnya.

Jika kita manfaatkan kunjungan para mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Bursa serta menjalin lebih intens dengan delegasi langsung dari Bursa, diharapkan Pariwisata Lebak bisa numpang promosi Wisata di kota Bursa, maka Lebak akan dikenal oleh dunia.

“Hanjakal pisan ya,” ujar seorang teman kepada saya, menyayangkan kurang respon nya berbagai pihak terkait di Lebak

Jangan hanya pintar merayu…

Sebelumnya, saya pernah menulis artikel di Kabar Banten, Jum’at, 28 Juni 2019, berjudul ‘Rayuan Maut Destinasi Wisata Lebak’. Bagaimana keindahan alam kabupaten Lebak menjadi magnet luar biasa bagi wisatawan, dari mulai wisata pantai, curug (air terjun), gua, taupun gunung, wisata kearifan lokal, sampai wisata buatan.

Tinggal bagimana semua itu dikelola secara profesional, dari mulai pembenahan infrastruktur, penataan destinasi wisata, serta berbagai pelatihan sumber daya manusia (SDM) pengelola. Semoga apa yang menjadi kegelisahan saya dan beberapa penggiat wisata terpatahkan oleh terobosan pemkab lebih lanjut.

Dalam sambutan malam resepsi HUT ke 74 RI di depan Alun-alun Rangkasbitung, yang lalu, Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi mengingatkan kembali tentang tema Kemerdekaan tahun 2019 ‘Menuju Indonesia Unggul’. Menurutnya, berbicara Indonesia Unggul berarti berbicara tentang Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Wabup berharap, anak-anak muda saat ini menjadi lebih kreatif dan siap dalam menghadapi era modern yang semakin maju ini, jika SDM nya sudah maju maka secara otomatis ekonomi rakyat akan naik, jika ekonomi rakyat naik maka masalah pendidikan, kesehatan dan lainnya juga bisa teratasi sehingga semua SDM yang ada menjadi SDM yang unggul. Kabupaten Lebak memiliki konsep untuk mendorong anak-anak muda lebih kreatif, dengan visi wisata, harus menyongsong pembangunan, dengan SDM yang harus kreatif.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga berpesan kepada Dinas Pariwisata (Dispar) untuk menjadikan wisata di Kabupaten Lebak memiliki 4 unsur, yaitu hiburan, religi, budaya dan edukasi agar tidak ada wisata-wisata yang mengundang kemaksiatan.

Namun tetap saja, sikap dan kinerja instansi terkait harus terus ditingkatkan. Jangan sampai terkesan tidak siap dan bertolak belakang dengan visi dan misi yang didengungkan Bupati Lebak selama ini. Apalagi ke depan, kabupaten Lebak berharap menggagas Wisata Halal. Asa jangjauheun….

Penulis: Dian Wahyudi
Anggota Fraksi PKS DPRD Lebak

Tags: FeaturedKolomLebakOpiniPariwisataWisata

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ilustrasi Ratu Anne Boleyn
Featured

Mitos dan Fakta Sejarah Tersembunyi Ratu Anne Boleyn Dipenggal: Menguak Kisah Asli

by Doroti Krisley L
23 September 2023

Suaranusantara.com - Ratu Anne Boleyn, istri kedua Raja Henry...

Entertainment

Sinopsis Film A Good Man, Aksi Lawas Steven Seagel Tayang Tengah Malam Ini di Trans Tv

by Suara Nusantara
24 July 2023

SuaraNusantara.com - A Good Man adalah sebuah film laga...

Amazonia Incognita (WordPress.com)

Penemuan Spesies Baru Dalam Hutan Amazon Membuat Dunia Terkagum-Kagum

23 July 2023
Apa itu YTTA yang Lagi Viral di Media Sosial ?

Apa itu YTTA yang Lagi Viral di Media Sosial ?

5 October 2022
HUT TNI 5 Oktober, Begini Sejarah Singkat yang Perlu Kamu Ketahui

HUT TNI 5 Oktober, Begini Sejarah Singkat yang Perlu Kamu Ketahui

5 October 2022
Miliki Konsep Unik, Bezz Walk Gading Serpong Jadi Lokasi Instagramable

Miliki Konsep Unik, Bezz Walk Gading Serpong Jadi Lokasi Instagramable

6 January 2021

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup
Nasional

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, buku tetap menjadi jendela menuju dunia lain. Dari kisah-kisah yang...

Tips Sukses(freepek)

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

6 March 2024
Ilustrasi beras (freepik)

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

5 March 2024
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In