Kabupaten Lebak – Ritual seserahan hasil bumi masyarakat adat Suku Baduy kepada Bupati Lebak atau yang dikenal dengan Seba Baduy akan digelar Sabtu, (4/5/2019).
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggelar berbagai kegiatan dan acara sebagai rangkaian ritual turun temurun tersebut.
Kabag Humas Pemkab Lebak Eka Prastiawan mengatakan, berbagai kegiatan tersebut tak lain bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Target kami 7 ribu orang wisatawan domestik dan mancanegara menghadiri Seba Baduy,” ujar Eka, Selasa (30/4/2019).
Rangkaian acara yang diharapkan mendongkrak kunjungan wisatawan adalah: pameran Ekraf dan festival kopi, residensi penggiat literasi, pagelaran musik dan budaya, public figure fashion show, pameran lukisan, lomba menulis “Baduy di Mata Milenial”, camping adat on Seba Baduy, walk eco travel, ngopi bareng 2019 cangkir, festival permainan tradisional dan adu ranji, coaching clinic dan diskusi milenial, lomba foto dan vlog on the spot. Rangkaian acara tersebut dimulai 29 April hingga 5 Mei 2019.
“Rencananya datang dari Bekraf, Kemenpar, Kemendikbud, dan kepala daerah se-Banten yang akan juga datang,” kata Eka.
Eka menjelaskan, rangkaian acara tersebut juga bagian dari mewujudkan visi bupati menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan Nasional berbasis potensi lokal.
“Bukan hanya mengenalkan kebudayaan tetapi juga produk-produk lokal. Dengan pameran ini relevansi budaya, dan tiga tahun ke belakang seba memang kami kemas menarik wisatawan agar bisa menyaksikan bagaiamana tradisi yang tidak akan bisa dilihat di tempat lain,” paparnya.(and)
