Kabupaten Tangerang – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara mengatakan, akan mengadopsi beberapa silabus dari perusahaan global technology di luar negeri untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Hal tersebut setelah melihat lulusan akademi perusahaan global technology memiliki lulusan yang baik.
“Kalau kita buat silabus sendiri lama, kalau global tech company mereka bagus pasti silabus, kurikulumnya juga bagus yaudah kita pinjam saja, studi tiru saja jangan dibanding lagi,” ujarnya saat acara Meluluskan 200 Graduate Apple Developer Academy, di LOT9, Green Office Park, BSD, Selasa (12/3/2019).
Meski begitu, Rudiantara mengatakan, silabus tersebut tidak akan diterapkan secara mentah namun akan dimodifikasi dan dipilah sesuai kebutuhan di Indonesia.
“Silabusnya akan kita bawa ke Indonesia, dan kita pilih mana yang cocok di Indonesia kita terapkan di Indonesia, kan pilot project sudah dilakukan,” katanya.
Sementara untuk biaya sendiri, Rudiantara mengatakan adopsi silabus tersebut tidak mengeluarkan biaya, pasalnya hal tersebut merupakan kontribusi para perusahaan teknologi global tersebut. Terlebih, kurangnya sumber daya manusia untuk bekerja di perusahaannya yang ada di Indonesia akan memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan.
“Gratis, itu kontribusi dari perusahaan teknologi tersebut karena mereka juga kesulitan cari sumber daya manusia, cari digital talent level teknisi saja sulit, sudah ada Google, Microsoft, Seisco,” jelas dia.
Pihaknya pun telah menyiapkan dana sekira Rp140 Milyar untuk menyewa dosen dan kelas pembelajaran. Nantinya, setelah lulus akan diberikan sertifikasi dan bekerjasama dengan sebuah platform yang digunakan untuk mencari talenta digital.
“Kita lihat kandungan lokal harus fleksibel gak bisa cuma buat pabrik disini, bagaimana kita bisa berkompetisi dengan Tiongkok kan mereka bangun pabrik disana. Jadi bisa dalam bentuk hardware, software bisa juga komitmen invest,
Kita yang penting memberikan nilai tambah ke masyarakat Indonesia,” tandasnya. (don/aul)
