Bandara – Menanggapi adanya aksi blokade Jalan Perimeter Utara Baru oleh warga Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Jumat (1/3/2019) pagi tadi, pihak PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengatakan masih membuka Jalur Perimeter Utara lama.
“Kita imbau, agar masyarakat yang menggunakan akses Perimeter Utara baru untuk menggunakan akses lain, mengingat terdapat aksi unjuk rasa dari warga,” ujar Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta.
Pihaknya juga telah menerjunkan 40 hingga 50 petugas untuk meredam aksi protes masyarakat setempat. Tidak hanya itu, petugas tersebut juga akan melakukan pengalihan arus, selagi aksi blokade dilakukan masyarakat.
“Petugas sudah kita kerahkan, mereka juga bertugas juga untuk melakukan pengalihan arus. Jadi, masyarakat dialihkan lagi sementara ke Perimeter Utara lama,” ucapnya.
Febri juga menjelaskan, sejauh ini penggunaan jalur Perimeter Utara baru masih dalam tahap uji coba, lantaran masih terdapat kekurangan seperti, belum adanya PJU (Penerangan Jalan Umum).
“Sehingga, dalam tahap uji coba diberlakukan jam operasional 06.00 WIB hingga 18.00 WIB,” tandasnya. (aul/nji)
