TANGERANG – Ditutupnya sementara pelayanan RSUD Kota Tangerang pasca kebakaran, membuat masyarakat Kota Tangerang kebingungan untuk berobat. Pasalnya, warga tidak mengetahui akan adanya informasi tersebut.
Warga pun berbondong-bondong datang ke loby untuk menanyakan akan perihal tersebut. Sekertaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri mengatakan, selain di RSUD Kota Tangerang masih terdapat 23 RS yang dapat melayani pengobatan bagi seluruh warga Kota Tangerang. Dadi mengaku belum mengetahui sampai kapan penutupan akan berlangsung.
” Kita belum tahu sampai kapan, karena masih menunggu hasil audit dari sisi steuktur dan lain lainnya termasuk mekanikal dan elektrikal. Nanti selah itu masuk kedalam tahap perbaikan,” ucapnya, Kamis (26/2/2019).
Dadi mengharapkan, proses perbaikan dapat dilakukan secepatnya. Mengingat fungsi RSUD sangat dibutuhkan bagi masyarakat Kota Tangerang.
Direktur RSUD Kota Tangerang Dr Feriansyah mengatakan, pasca kebakaran pihaknya masih melakukan pendataan terhadap aset yang tersisa milik RSUD. ” Saat ini kami masih mendata tenaga medis, aset dan memback up pegawai yang masuk shift malam,” singkatnya.
Sekadar diketahui, sejak pukul 23.00 wib aliran listrik di RSUD Kota Tangerang padam pasca kebakaran. PMI Kota Tangerang pun turut ikut serta dalam melakukan evakuasi pasien RSUD Kota dengan menurunkan 2 unit ambulans dan 15 orang personil. (ger)
