Ada Pemasangan Jembatan di Tol Jakarta – Tangerang, Akses Jalan Akan Ditutup Sementara

Kota Tangerang – Pihak Tol Jakarta Outter Ring Road (JORR) II akan menutup sementara jalan Tol Jakarta – Tangerang, Rabu (6/2/2019) tengah malam. Penutupan tersebut berkaitan dengan adanya pemasangan steel box girder jembatan Jalan Tol Cengkareng Batu Ceper-Kunciran JORR II.

Penutupan yang diperkirakan berlangsung selama 30 menit tersebut pun telah dipersiapkan petugas yang berada di KM 15+400 Kota Tangerang.

Dua unit superkrane atau alat berat sudah berada di lokasi sejak siang hari. Krane pertama sudah berada di seberang jalan atau tepat di tengah jalur arah Tangerang dan Jakarta. 

Menurut petugas yang berada di lokasi mengatakan, pengerjaan akan dilaksanakan pada tengah malam.

“Rencananya tengah malam, antara jam 11 atau 00.00,” ujar salah seorang petugas yang enggan disebut namanya. 

Namun sifatnya akan situasional, ketika lalu lintas jam 00.00 masih ramai, maka jam pelaksanaan akan digeser. Namun tetap pelaksanaannya dan penutupan akses tol Jakarta – Tangerang diperkirakan hanya 30 menit saja. 

Seperti diketahui, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) memulai pemasangan steel girder box pada titik yang sama. Bedanya, bila PT MTN mengerjakan pemasangan steel box girder sisi dari arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menuju Serpong, maka PT JKC sebaliknya, dari arah Serpong menuju Bandara Soetta.

PT JKC, kelompok usaha PT Jasa Marga Tbk. yang mengelola Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan memulai pemasangan steel box girder pada Jembatan Kunciran Junction tanggal 6 Februari sampai 16 Februari 2019. 

“Rencananya, PT JKC akan memasang 11 steel box girder pada jembatan yang melintang di atas Jalan Tol Jakarta-Tangerang tersebut. Panjang bentang masing-masing steel box girder itu adalah 65,6 meter,” ujar AVP Corporate Communication Jasamarga, Irra Susiyanti, Rabu (6/2/2019).

Selama pekerjaan berlangsung, Jalan Tol Jakarta-Tangerang di sekitar titik lokasi pekerjaan akan ditutup sementara.

Keamanan dan keselamatan menjadi prioritas dalam pengerjaan pengangkatan steel box girder ini. Oleh karena itu, Jasa Marga akan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin), tepatnya di bentang P1-P3 Sta. 39+789 (KM 15+050) pada Jalan Tol Jakarta-Tangerang arah Jakarta/Tomang dan arah Tangerang/Merak. 

Pada titik tersebut, kendaraan yang melintas akan dialihkan dengan melalui jalan pengalihan (detour) yang telah disediakan di sisi bahu jalan tol pada kedua arah.

“Masing-masing detour tersebut terdiri dari satu lajur selebar 8 meter arah Jakarta dan satu lajur selebar 7 meter arah Merak,” ujar Irra. 

Adapun titik bukaan detour untuk arah Jakarta dimulai dari KM 15+100 sampai dengan KM 14+975 dan arah Merak dimulai pada KM 15+000 sampai dengan KM 15+100. (aul/nji)

Exit mobile version