Kota Tangerang – Maskapai penerbangan Lion Air Group mengklaim pemberlakuan aturan bagasi berbayar sejak akhir Desember 2018 kemarin membuat ketepatan waktu operasional maskapai tersebut meningkat.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihanto mengatakan, ketepatan waktu operasional meningkat, dari rata-rata 65% menjadi rata-rata 88%.
Oleh karena itu, sebagai langkah mempertahankan tingkat OTP, pihaknya tetap memberlakukan kebijakan bagasi nol kilogram untuk rute domestik.
Dalam upaya memberikan pelayanan, mulai 7 Februari 2019 kami akan melakukan penyesuaian tarif bagasi berbayar.
“Layanan bagasi tercatat nol kilogram merupakan kebijakan baru Lion Air dan Wings Air guna menjawab peluang dan tantangan bisnis,” ucapnya.
Menurut Danang, hadirnya opsi layanan terbaru ini, setiap pelanggan dapat melakukan traveling lebih ekonomis serta terjangkau dengan pilihan kapasitas bagasi menurut tingkat keperluan perjalanan.
Aturan yang berlaku yaitu setiap pelanggan (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, kamera dan tas jinjing wanita.
“Ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin ialah 40 cm x 30 cm x 20 cm,” tukasnya. (ger/nji)
