Kota Tangerang Raih Juara Umum O2SN SD dan SMP Tingkat Provinsi Banten

"Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ditemani Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman dan Kepala Bidang SMP Jamaludin berfoto bersama para juara O2SN tingkat Provinsi Banten"

Kota Tangerang – Kota Tangerang menjadi juara umum pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Provinsi Banten Tahun 2018 tingkat SMP dan SD.

Lantaran prestasi yang membanggakan tersebut, Wali Kota Tangerang pun memberikan penghargaan kepada para siswa yang berhasil mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat Provinsi tersebut.

“Kemarin saya dilaporkan sama Dinas Pendidikan anak-anak yang mengikuti O2SN menjadi juara umum tingkat Provinsi, bentuk apresiasi, ucapan terimakasih atas prestasinya mudah-mudahan memotivasi adik nya yang lain untik berprestasi,” ungkap Wali Kota, Senin (6/8/2018).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, lantaran memperoleh juara umum pada tingkat Nasional, Kota Tangerang akan mengirimkan wakilnya untuk cabang olahraga Pencak silat.

“Kalau di tingkat Nasional tidak seluruhnya berangkat, tapi untuk SMP kita maju pada cabang Pencak Silat,” ujarnya.

Maju mewakili nama Provinsi Banten merupakan kedua kalinya bagi atlet Pencak Silat Kota Tangerang. Ia pun menargetkan perolehan juara pada tingkat Nasional.

“Tahun lalu kita maju, ini juga tahun kedua, target pengen nya juara, saat ini sedang dibina oleh sekolah,” ujarnya.

Abduh mengatakan, banyak atlet unggul yang lahir dari ekstrakurikuler yang ada di setiap sekolah di Kota Tangerang. Untuk itu, ia pun mendukung adanya kurikuler yang terus dikembangkan di sekolah.

“Pencak silat masuk kurikuler, sebagai bagian dari dasar budipekerti karena mengedepankan sportivitas jadi disamping prestasi menanam kan nilai positif bagi siswa,” singkatnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Kota Tangerang, Jamaludin memaparkan, kontingen Kota Tangerang memperoleh 16 medali pada tingkat SMP dan 28 medali pada tingkat SD.

“Pada tingkat SMP kita memperoleh enam emas, delapan perak, dan dua perunggu,” ujarnya.

Jamaludin mengungkapkan, Kota Tangerang unggul atas Kota Cilegon pada tingkat SMP yang hanya memperoleh 13 medali.

“Kita unggul atas delapan daerah lainnya, meski Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan memperoleh emas yang sama, yakni enam, namun kita unggul di jumlah medali,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada tingkat SMP, Kota Cilegon menduduki peringkat kedua setelah Kota Tangerang dengan perolehan 13 medali dengan rincian enam emas, tiga perak, dan empat perunggu sementara Kota Tangerang Selatan memperoleh peringkat ketiga dengan perolehan 12 medali dengan rincian enam emas, dua perak, dan empat perunggu.

Pada tingkat SD, Kabupaten Tangerang menduduki peringkat kedua dengan perolehan 18 medali dengan rincian delapan emas, lima perak, dan lima perunggu. Disusul dengan Kota Cilegon yang menduduki peringkat ketiga dengan perolehan 14 medali dengan rincian delapan emas, satu perak, dan lima perunggu. (Adv)

Exit mobile version