
Kota Tangerang – Kepala SMPN 14 Kota Tangerang, Endah Susanti mengaku menyesal baru bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2018.
Menurutnya, pelaksanaan UNBK mampu membuat nilai kejujuran dan percaya diri siswa meningkat.
“Tahun lalu kita terkendala perangkat. Jumlah komputer yang kita miliki masih sangat minim,” imbuhnya.
“Sehingga kami masih melaksanakan ujian berbasis kertas pada tahun 2017,” ungkapnya saat memantau pelaksanaan UNBK disekolahnya, Kamis (26/04/2018).
Namun, pada tahun 2018 SMPN 14 mendapatkan bantuan komputer dari Pemerintah kota Tangerang.
“Jumlah bantuannya sebanyak empat laboratorium dan masing-masing laboratorium sudah dilengkapi oleh server,” terangnya.
Endah menerangkan, meskipun tahun ini pihaknya baru melaksanakan UNBK. Namun, para siswa terlihat begitu nyaman saat mengerjakan soal.
“Kemarin pada hari pertama sedikit ada kendala, satu ruangan tidak bisa online. Namun siswa sudah dilatih dalam menghadapi kondisi tersebut,” terangnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi hasil dari kegiatan UNBK pada tahun ini. “Segala kekurangan baik dari segi teknis maupun hasil akhir, akan kita perbaiki untuk lebih baik lagi kedepannya,” singkatnya.
Endah berharap, agar 473 siswanya yang melaksanakan UNBK mendapatkan hasil maksimal. “Agar mereka bisa melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih baik dan disekolah yang favorit,” singkatnya.
Sementara Marissa, salah satu siswi SMPN 14 mengaku pelaksanaan UNBK lebih efisien dibandingkan menggunakan kertas.
“Jadi kami ga menghabiskan banyak waktu untuk mengisi biodata dan juga melingkari jawaban,” tukasnya. (Nji)












