
Depok-SuaraNusantara
Warung jamu di Jalan Raya Cipayung di RT02/02 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, dirusak massa menyusul tewasnya dua warga RW 18 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Beji, usai mengkonsumsi miras oplosan yang dibeli dari warung tersebut.
Pada saat toko jamu didatangi massa, Rabu (04/04/2018) kemarin, toko dalam kondisi tutup. Massa berjumlah sekitar 30 orang itu diketahui habis menguburkan jenazah korban tewas akibat miras oplosan. Selanjutnya massa menjebol pintu rolingdoor dan merusak warung tersebut.
Maman, saksi mata kejadian, mengatakan puluhan orang tersebut datang dari arah Jalan Pitara. “Awalnya mereka terus ke arah Jalan Serong, tapi tiba-tiba datang lagi trus ngerusak,” katanya.
Dari pantauan di lokasi terlihat kaca-kaca etalase jamu hancur berantakan, sedangkan bangku-bangku plastik dalam posisi berantakan.
Sebelumnya, dua warga tewas usai menenggak jamu ginseng oplosan merek Gongseng Gaul, yakni Agus Apuh (49) dan Darmawan Kusumah alias Wawan (35). Keduanya meninggal dunia diduga setelah menenggak minuman bersama Deka dan Papih Bongkeng. Keduanya sempat dirawat di rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara korban Deka masih dirawat di RS Harapan, sedangkan Bongkeng ternyata tidak mengalami gangguan kesehatan.
Pemilik toko tersebut saat ini masih dicari polisi. “Sudah ditangani Polres Depok,” ujar kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat diminta konfirmasinya.
Dugaan sementara, para korban sebenarnya membawa miras dari luar untuk kemudian dicampur dengan jamu yang dibeli di warung tersebut. (Eka)












