
Medan – SuaraNusantara
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, mengungkapkan bahwa pada Jumat, 2 Maret 2018, pukul 19:19:37 WIB, Banda Aceh diguncang gempabumi tektonik.
“Menurut analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=4.3 dengan posisi episenter pada koordinat 4.53 LU dan 94.82 BT, tepatnya di darat pada jarak 96 km Baratdaya Aceh Jaya-Aceh pada kedalaman 10 km,” kata Edison Kurniawan melalui rilisnya, Jumat (3/3/2018).
Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Banda Aceh dengan intensitas gempabumi I SIG-BMKG (II MMI). Namun sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan.
Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia.
“Kepada masyarakat disekitar Banda Aceh, dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertangjungjawab. Masyarakat juga dihimbau untuk mengikuti arahan Pemerintah daerah melalui BPBD dan mengikuti perkembangan informasi gempabumi susulan dari BMKG,” katanya.
Penulis : ingot simangunsong