
Jatinangor-SuaraNusantara
Para istri yang tergabung dalam Oase KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) tetap menjadikan tiga bidang, yakni karakter, peningkatan kualitas keluarga dan sosial budaya sebagai program utama. Oase KK merupakan wadah dari istri para menteri yang berada di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo
“Kita dari Oase KK adalah pendamping daripada menteri kabinet kerja Bapak Jokowi. Kita mempunyai program yakni karakter, peningkatan kualitas keluarga dan sosial budaya. Dan kita rutin mengadakan kegiatan ini,” kata Erni Tjahjo Kumolo, istri Menteri Dalam Negeri, (Mendagri) Tjahjo Kumolo, saat memberikan Oase di IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), Jatinangor, Jawa Barat, Sabtu (24/2/2018).
Diteamani Nora Tristyana Ryacudu, istri Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, Erni menjelaskan pihaknya sudah berkeliling ke berbagai provinsi untuk mengadakan pola asuh anak, kemudian menggelar deteksi dini kanker pada perempuan, anti narkoba, anti kekerasan seksual dan anti kekerasan pada anak.
Erni melanjutkan, dengan berita terkait penangkapan narkoba jenis sabu 1,6 ton beberapa saat kemarin, dirinya mengingatkan, narkoba merupakan saat ini merupakan salah satu ancaman negara.
“Makanya selama ini kita selalu keliling mengenalkan anak-anak ini lho bahayanya anak apabila kena narkoba ini bagaimana. Tetap ini ancaman buat negara. Seperti tadi jadi sosialisasi itu ancamannya bagaimana, itu selalu kita mengambil narasumber dari BNN (Badan Narkotika Nasional) juga,” katanya.
Sementara itu, Nora Tristyana Ryacudu mengungkapkan, bahaya narkoba sebenarnya bisa dikalahkan lewat kasih sayang. Menurut Nora, pecandu narkoba bisa ketagihan mengkonsumsi barang haram tersebut, karena narkoba mampu meningkatkan hormon yang bisa memberi rasa gembira. Padahal dengan kasih sayang, tubuh secara alami bisa memproduksi hormon tersebut.
“Narkoba itu sebetulnya membuat hormon-hormon merasa nyaman gembira. Hormon-hormon itu seharusnya secara alami diproduksi oleh tubuh. Itu kalau seandainya anda terbiasa mendapatkan kasih sayang, kenyamanan, rasa aman, gembira itu hormon hormon dengan sendirinya terus diproduksi oleh tubuh secara alami,” ungkap Nora.
Menanggapi permasalahan kejadian luar bisa (KLB) gizi buruk di Papua yang sempat viral di dunia maya. Erni Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya bakal melakukan kampanye warga terhadap pola hidup sehat.
“Sebetulnya kita sih sudah keliling. Sebetulnya itu semua harus sosialisasi dan mengedukasi. Kalau dipikir negara kita kurang apasih. Makanan banyak, sukun ada, singkong ada. Jadi edukasi ke orang tua bagaimana cara makan yang benar gizi yang seimbang. Jadi sebetulnya menurut saya sosialisasi mengedukasi para masyarakat dan itu tugas kita bersama,” kata Erni.
Ia mengakui, tugas dan peran ibu rumah tangga selama ini diyakini bisa mencegah terulangnya kejadian gizi buruk seperti di Papua. Jadi tak selamanya masalah domestik didominasi peran suami semata.
“Bapaknya itu. Kita secara keluarga kita selalu mendidik untuk pemberdayaan para ibu-ibu nya. Jangan salah. Kita urusan ibu-ibu,” kata dia.
Kontributor: Hamidah












