Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Ekonomi

Pemerintah Siapkan Skema Program Peremajaan Perkebunan Karet Rakyat

Suara Nusantara by Suara Nusantara
1 December 2017
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
Menko Perekonomian memimpin rakor di Jakarta, Kamis (30/11). (Foto: Humas Menko Perekonomian)

Menko Perekonomian memimpin rakor di Jakarta, Kamis (30/11). (Foto: Humas Menko Perekonomian)

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Menko Perekonomian memimpin rakor di Jakarta, Kamis (30/11). (Foto: Humas Menko Perekonomian) 

Jakarta-SuaraNusantara

Pemerintah menyiapkan skema Program Peremajaan Perkebunan Karet Rakyat, yang di dalamnya menyangkut Standar Operasional Prosedur (SOP), mekanisme dalam land clearing, dan skema keterlibatan pihak swasta serta standardisasi pembiayaan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, dalam program peremajaan karet ini, fokus utama pemerintah selain meningkatkan produktivitas perkebunanan karet, juga yang terpenting adalah mengutamakan kesejahteraan petani karet itu sendiri.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

“Berhubungan dengan hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Program Peremajaan Perkebunan Karet Rakyat,” kata Darmin saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tentang Perkebunan Karet Rakyat, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Darmin berharap, dengan adanya penetapan SOP Program Peremajaan Perkebunan Karet Rakyat akan menjamin terpenuhinya faktor yang mempengaruhi keberhasilan peremajaan karet rakyat.

Beberapa faktor penunjang dari program ini pun, menurut Menko Perekonomian, tak luput dari perhatian pemerintah baik dari sisi ketersediaan bibit unggul yang bersertifikat, mekanisme dalam land clearing, dan skema keterlibatan pihak swasta serta standardisasi pembiayaan.

Darmin mengingatkan pentingnya konsolidasi lahan dan dukungan dana melalui kebijakan Cess untuk peremajaan karet rakyat ini. Hal ini mengingat, kegiatan konsolidasi lahan di Indonesia tidak hanya bergantung pada pemerintah, namun tetap memerlukan sumbangsih banyak pihak guna mewujudkan tujuan dari konsolidasi lahan itu sendiri.

Menyiasati persoalan itu, Menko Perekonomian mengemukakan, pemerintah telah menyiapkan opsi untuk masalah konsolidasi lahan di Indonesia, yaitu implementasi konsep FELCRA (Federal Land Consolidation and Rehabilitation Authority) dan BOT (Build-Operate-Transfer).

Konsep FELCRA, lanjut Menko Perekonomian Darmin Nasution, dilakukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat desa dengan cara memberi bantuan pengelolaan lahan milik masyarakat yang tidak atau kurang produktif sebagaimana yang diterapkan di Malaysia.

“Konsep ini cocok dilakukan di Indonesia karena banyak lahan pertanian maupun perkebunan yang pemiliknya tidak mampu mengelola lahan yang berakibat pada rendahnya pendapatan,” jelas Darmin.

Sementara itu, konsep BOT, menurut Menko Perekonomian, menjadi opsi dalam konsolidasi lahan karena dibukanya kesempatan partisipasi swasta dalam membangun wilayah di sekitar perkebunan karet seperti yang diterapkan di Tiongkok.

Adapun mengenai pungutan Cess, apabila skema ini diberlakukan di Indonesia, besaran yang diusulkan sebesar Rp 200/kg untuk tahun pertama. Dengan harga saat ini yang berada dikisaran 1,5 dollar AS/kg atau Rp 20.250/kg, maka besaran Cess ini hanya sebesar 1% dari Internasional dan 1,13% dari harga petani.

Dalam teknis pelaksanaan Program Peremajaan Perkebunan Karet Rakyat, lanjut Darmin, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan bertindak sebagai pengelola dana Cess. “Nantinya, BPDP akan mendapat dukungan berbagai instansi seperti Balai Penelitian Karet, Dinas Perkebunan Daerah dan industri skala besar dan menengah untuk pengolahan karet alam,” ujarnya.

Penulis: Askur

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,
Ekonomi

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Bisnis tambang batu bara di Indonesia telah menjadi...

Bitcoin
Ekonomi

Bitcoin Mencatat Rekor Baru, Harga Tembus 65.000 Dollar AS

by Suara Nusantara
5 March 2024

Suaranusantara.com- Aset kripto Bitcoin (BTC) terus meroket dalam beberapa...

Ilustrasi makanan sayuran (dok iStock)

Makan Siang Gratis Rencana Pakai Dana BOS, Guru: Kami Dirugikan

4 March 2024
Bank Indonesia (Dok ist)

Perekonomian Global Masih Diwarnai Ketidakpastian: Ini Penjelasan BI

24 February 2024
Luhut ajak anak muda jangan terlalu banyak baca doa agar RI tak kalah dari China (Instagram/@luhuy.pandjaitan)

Rencana Investasi China di Bidang Stainless Steel di Indonesia Tuai Kritik

24 February 2024
Sri Mulyani konferensi pers terkait pencopotan Rafae dari DItjen Pajak (Dok. Tangkapan layar)

Sri Mulyani Indrawati: Ingatkan Suramnya Kondisi Ekonomi Global

24 February 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In