Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Pendidikan

Erupsi Gunung Agung Bisa Ubah Iklim Dunia

Suara Nusantara by Suara Nusantara
1 December 2017
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Net

Foto: Net

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Net

Jakarta-SuaraNusantara

Suhu bumi akan lebih dingin dan harga bahan bakar akan naik. Itu prediksi bila Gunung Agung meletus. Dua letusan gunung api abad ke-19 membuktikan ledakan gunung api di Indonesia berpotensi merubah iklim dunia.

Erupsi freatik gunung Agung berlangsung bertahap hingga akhirnya ketinggian kolom abu sempat mencapai 3.000 meter pada akhir pekan lalu. Tak hanya di Indonesia, seluruh warga dunia juga bersiaga, menanti dengan waspada apakah letusan Gunung Agung mengulang kisahnya seperti pada tahun 1963?

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Jika erupsi yang sama terjadi di Gunung Agung, maka sulfur dioksida dalam jumlah besar akan dilepaskan ke angkasa. Atmosfer bumi yang terlapisi akan menyebabkan planet bumi lebih dingin hingga beberapa tahun. Jika benar demikian, maka suhu udara terutama di negara-negara yang mengenal empat musim akan lebih dingin dari biasanya, dan artinya harga gas akan meningkat akibat lonjakan kebutuhan energi.

“Jika (Gunung) Agung melepaskan sulfur dioksida dalam jumlah besar ke stratosfer, suhu udara secara global akan turun hingga beberapa tahun,” ujar Michael Mills, peneliti dari National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado, AS. “Meski demikian, dampak iklim secara regional maupun dampak terhadap musim akan lebih kompleks,” kata Mills menambahkan seperti dikutip dari Bloomberg.

Jika letusan Gunung Agung seperti 54 tahun lalu terulang maka tren pemanasan global juga akan terpengaruh. “Berkaca pada sejarah, maka erupsi Gunung Agung dapat mengurangi suhu global sekitar 0,1 sampai 0,2 derajat Celcius pada tahun 2018 hingga 2020, dan temperatur kemungkinan pulih ke kondisi semula pada tahun 2023,“ ungkap Zeke Hausfather, peneliti iklim seperti dikutip dari Vox.

Letusan Gunung Agung 54 tahun lalu tercatat menewaskan lebih dari 1.600 orang dan 6 juta kubik sulfur dioksida yang dilepaskan ke angkasa menyebabkan suhu turun sekitar 0,1 hingga 0,4 derajat Celcius selama satu tahun. Namun peristiwa itu masih dalam kategori “erupsi sedang,“ ungkap Diana Roman, geologist di Insitut Carnegie di Washington, kepada Washington Post.

Letusan yang berdampak paling dasyat adalah gunung Tambora tahun 1815. Pasca letusan, Eropa dan Amerika mengalami peristiwa yang dikenal sebagai ‘Tahun Tanpa Musim Panas.‘ 68 tahun kemudian, tepatnya tahun 1883, Gunung Krakatau  meletus dan abu vulkaniknya mencapai langit Norwegia dan New York. Suhu udara turun drastis sekitar 1,2 derajat Celcius karena sinar matahari meredup akibat atmosfer yang tertutup.

Berbagai peristiwa erupsi di Indonesia ini membuktikan bahwa letusan gunung api memiliki efek global. Tapi apakah semua gunung api memiliki potensi yang sama?

“Sebagian besar letusan tidak menyebabkan dampak iklim yang berarti, dan risiko yang terkait dengan letusan terbatas pada penduduk di sekitarnya,” ungkap Chris Colose, peneliti iklim NASA “Terkait iklim, hal penting yang perlu diperhatikan bukanlah abu vulkanik tetapi emisi sulfur.“

Sulfur dioksida yang dimuntahkan gunung api selama erupsi dapat terbang hingga belasan ribu kilometer dan melapisi atmosfer bumi dan menutup sinar matahari. Inilah yang menyebabkan planet menjadi lebih sejuk. Erupsi juga diketahui bisa mengubah pola turunnya hujan secara global.

Sumber: DW

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin (kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada PJ Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin atas dedikasinya mendukung program pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Hadirkan Gurayud untuk Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan bagi Pendidikan Anak Usia Dini

by Suara Nusantara
1 March 2024

Suaranusantara.com - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31...

Isra Miraj 2024 (ist)
Pendidikan

Sejarah Isra Miraj: Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW

by Sari
30 January 2024

SuaraNusantara.com-Peringatan Isra Miraj tidak lama lagi akan diselenggarakan. Berdasarkan...

Pesantren Ramadhan Ajang Tempa Akhlak Siswa

11.340 Pelajar di Pandeglang Banten Putus Sekolah

25 January 2024
Direktur PPIM UIN Jakarta, Didin Syafruddin (ketiga dari kiri) bersama perwakilan Kedubes Balanda dan KLHK memukul gong tanda diluncurkannya proyek REACT. (istimewa)

PPIM Dorong Pengaruh Agama dalam Menangkal Krisis Iklim

23 January 2024
Surat Suara Pilpres 2024

Rektor Unimed Ajak Warga Kampus Jaga Netralitas di Pemilu 2024

18 January 2024
Ilustrasi wisuda (Dok iStock)

Beragam Jenis Beasiswa LPDP Tersedia di Awal Tahun 2024: Reguler, Prioritas, dan Parsial, Begini Perbedannya!

17 January 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In