
Jakarta-SuaraNusantara
Hugh M. Hefner, ikon Amerika yang memperkenalkan majalah Playboy ke dunia di tahun 1953 dan mendirikan perusahaannya paling dikenal sepanjang sejarah, meninggal dunia dalam usia 91 tahun karena faktor usia di rumahnya, Playboy Mansion, Los Angeles, pada Rabu malam waktu setempat.
Pihak majalah Playboy pun telah mengkonfirmasi melalui akun Twitter-nya, @Playboy, terkait meninggalnya Hefner.
”Ikon Amerika dan pendiri Playboy Hugh M. Hefner meninggal dunia hari ini. Dia berusia 91. #RIPHef,” tulis pihak majalah dewasa tersebut.
“Dia mendefinisikan gaya hidup dan etos yang terletak di jantung merek Playboy, salah satu yang paling dikenal dan bertahan dalam sejarah,” ujar salah seorang anak mendiang Hugh Hefner, Hefner, chief creative officer di Playboy Enterprises seperti dikutip dari CNBC.com.
Hugh Hefner meninggalkan empat anak dari beberapa istri, serta istri terakhirnya Crystal Harris. Namun kabarnya, Crystal tak mendapat warisan berupa uang atau mansion mewah karena sebelum pernikahan mereka di tahun 2012, Crystal telah menandatangani sebuah perjanjian pranikah “yang ketat” untuk mencegah dia mau dinikahi kakek-kakek hanya demi harta.
Crystal adalah istri ketiga Hugh. Dia sebelumnya menikah dengan Millie Williams dari tahun 1949 – 1959 dan Kimberley Conrad dari tahun 1989 – 2010.
Kabarnya kekayaan Hugh Hefner yang mengaku pernah meniduri lebih dari 1.000 wanita ini bernilai US$ 50 juta atau sekitar Rp 665 miliar. Hartanya ini sudah jauh berkurang dibandingkan pada masa jaya Playboy di dekade 90-an. Pada waktu itu, kekayaan kakek binal ini ditaksir mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,66 triliun jika dikonversi memakai kurs hari ini.
Memasuki periode 2000 hingga 2010 harga saham Playboy memang turun drastis. Salah satu sebabnya diduga karena makin mudahnya konten pornografi diakses di internet sehingga orang tak lagi menjadikan majalah ini sebagai sumber konten utama.
Penulis: Yono D