Indonesia Gagal Raih Emas Sea Games di Nomor Marathon Putra

Ilustrasi marathon (Foto: Net)

Jakarta-SuaraNusantara

Indonesia gagal menyumbang emas di nomor marathon putra, setelah Agus Prayogo finish di urutan kedua dengan catatan waktu dua jam 27 menit 16 detik. Meski demikian, Agus menjadi penyumbang medali pertama dari arena atletik di ajang SEA Games 2017.

Pada pertandingan yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, Sabtu (19/8/2017) pagi, pelari Singapura Soh Rui Yong berhasil merebut medali emas dengan catatan waktu dua jam 27 menit 16 detik. Sedangkan medali perunggu diraih atlet tuan rumah Muhaizar Mohamad yang finis ketiga dengan catatan dua jam 35 menit lima detik.

Perlombaan dimulai pada pukul 06.00 tepat. Dari 15 pelari yang mengikuti nomor maraton putra, Indonesia punya dua wakil, yaitu Agus Prayogo dan Asma Bara.

Agus yang kelahiran Bogor dan berusia 31 tahun, sempat memimpin di posisi pertama, namun Soh Rui Yong yang selalu menempel ketat sejak awal lomba, akhirnya memimpin sejak tiga kilometer terakhir, dari total jarak sejauh 42,185 km.

Soh Rui Yong pun akhirnya sukses merebut medali emas, mengulang prestasi yang ditorehkannya pada Sea Games 2015 lalu.

“Saya tidak tahu kenapa bisa menangis seperti ini. Agus sudah seperti pahlawan saya,” ucap Soh Rui Yong usai menyelesaikan lomba, sambil menangis karena terharu bisa mengalahkan Agus.

Menanggapi kekalahannya, Agus berdalih Soh Rui Yong lama berlatih di Amerika Serikat dan mampu menyimpan tenaga karena tidak berani lebih dulu memimpin di depan sejak awal start.

“Dari start hingga finis mereka ngikutin saya. Apalagi dari Singapura ( Soh Rui Yong), dia memang fokus latihan di Amerika. Dari awal dia nggak berani bawa pace di depan,” ujar Agus.

Dengan tambahan medali dari Agus, Indonesia pun kini mengoleksi dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Indonesia masih berada di posisi empat di belakang Malaysia, Singapura, dan Myanmar.

Penulis: Yon K

 

 

 

 

Exit mobile version