KPK Tak Mau Temui Utusan Amien Rais

 

Jakarta-SuaraNusantara

Lima orang utusan Amien Rais mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna bertemu pimpinan lembaga tersebut. Mereka datang membawa pesan khusus dari mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.

“Pak Amien ambil inisiatif memberikan keterangan, tapi karena KPK belum bersedia bertemu, maka harus menunggu kesediaan pimpinan KPK,” papar politisi PAN Dradjad Wibowo kepada awak media di gedung KPK, Senin (5/6/2017).

Dradjad mengatakan, kehadiran dirinya beserta sejumlah utusan itu mula-mulanya untuk meminta kepastian ihwal kesediaan pimpinan KPK menemui Amien Rais hari ini.

“Pak Amien ada di sekitar sini jadi kalau pimpinan KPK bersedia Pak Amien akan datang. Katanya (KPK) memang tidak bisa (menemui),” kata dia.

Lantaran belum bisa ditemui hari ini, dia mengungkapkan permintaan Amien Rais agar diperkenankan mengadap pimpinan KPK usai pulang umroh dari tanah suci.

“Kalau tidak bisa, maka kami yang diutus kemari kan, memastikan. Pak Amien minta kalau bisa setelah beliau pulang umroh,” tukas Dradjad.

Tambahan informasi, Amien disebut dalam persidangan  terdakwa mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, di Pengadilan Tipikor Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut jaksa, berdasarkan fakta persidangan, Amien Rais menerima enam kali pemberian uang yang jumlah totalnya sebesar Rp 600 juta.

Namun, Amien membantah adanya aliran dana dari Siti tersebut. Dia mengungkapkan pernah menerima uang, namun dari Soetrisno Bachir yang juga kawan lamanya dan merupakan politisi PAN.

Uang itu disebut Amien adalah pemberian Soetrisno Bachir yang kerap membantu operasional kegiatan politiknya.

Penulis: Has

 

Exit mobile version