Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Anak Petani Berbakti untuk Tuhan

Suara Nusantara by Suara Nusantara
26 August 2016
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Pdt. Dr. Robinson Butarbutar

Pdt. Dr. Robinson Butarbutar

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BUKU copy

Judul: Anak Petani Berbakti Untuk Tuhan

Penulis: Pdt. Dr. Robinson Butarbutar

BACAJUGA

Teddy Minahasa Sang Jenderal dengan Harta yang Melimpah

Foto Lawas Ferdy Sambo Beredar, Pantas Putri Kepincut

Penerbit: BPK Gunung Mulia

Cetakan: Pertama, 2016

Tebal: 117 halaman

MEMBACA buku autobiografi Pdt. Dr. Robinson Butarbutar Anak Petani Berbakti untuk Tuhan, layaknya memabawa kita, masuk ke dalam ruang kehidupan Robinson Butarbutar yang dibentangkan pada hamparan kejujuran pengungkapan perjalanan hidup dari masa kanak-kanak, pergumulan pengenalan Tuhan dan ketegasan sikap dalam mencernah perintah sekaligus permintaan pimpinan tertinggi HKBP, yakni Ephorus.

Robinson Butarbutar dalam kesederhanaan bertuturnya, seakan memberikan ruang bagi siapa pun yang membaca buku tersebut, bahwa keuletan dalam mencapai impian atau cita-cita dan bagaimana mendekatkan diri kepada Tuhan, tidak akan mendapatkan berkat apapun, jika tidak dibalut dengan kejujuran.

“Bukan tidak jarang, Mama harus mencampur beras dengan jagung menjadi makanan utama kami dan memasak pucuk daun ubi jalar menjadi sayur, agar mencukupi makanan kami (halaman 4).” Robinson Butarbutar, dengan jujur dan polos menggambarkan bagaimana ayahnya yang seorang karyawan perkebunan di Bah Jambi, hanya mampu menyediakan kehidupan yang sangat sederhana.

Kemudian, Robinson Butarbutar, dengan manis menorehkan penggalan kalimat yang sebenarnya memiriskan, yakni “Kami memang bisa makan tiga kali sehari. Namun, makanan bergizi hanya bisa disajikan di meja makan, dua kali per bulan, yaitu ketika Ayah memperoleh gajian kecil (yang diadakan perusahaan pertengahan bulan) dan gajian besar (pada akhir bulan).”

Sebagai anak kelima dari 6 bersaudara, Robinson Butarbutar di usia kelima tahun, ditinggalkan untuk selamanya oleh Ibunya Tiodor boru Pardede. Hanya sedikit kenangan yang melekat. Dan kemudian, ayahnya menikah kembali dengan Helmi boru Simanjuntak—yang kemudian dipanggilnya dengan sebutan “mama”.  Terhadap situasi ini, Robinson Butarbutar—kembali dengan kejujurannya—mengatakan, “Pengalaman hidup diasuh oleh seorang ibu tiri, juga tidak mudah untuk dilalui. Tidak jarang Ayah dan Mama bertengkar karena kesulitan mengurus jumlah anak yang besar, dan karena keadaan ekonomi yang sulit.”

Yang mengangumkan dari penuturan yang disampaikan Robinson Butarbutar melalui autobiografinya adalah, bagaimana dengan komitmennya yang demikian kuat, ia tidak ingin larut dan hanyut terbawa arus kesulitan ekonomi keluarga. Dengan segala keterbatasan fasilitas untuk bersekolah, ia menanamkan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai dan telah menetapkan rancangan yang terbaik untuk masa depannya.

Ketika pamannya Welsink Simanjuntak (Guru Jemaat Huria Kristen Indonesia), memboyongnya dari Bah Jambi ke Pematangsiantar, dan ada kesempatan untuk bersekolah di Sekolah Guru Agama (SGA), peluang itu dimanfaatkannya sebaik mungkin. Selesai SGA, ia tidak melanjutkan kuliah di bidang keguruan, melainkan bidang teologia atau kependetaan di STT-HKBP Pematangsiantar.

Robinson Butarbutar melalui autobiografinya, juga ingin menyampaikan pesan bagaimana ia sebagai anak Tuhan, mempersiapkan dirinya untuk melayani Tuhan melalui gereja HKBP. Bagaimana ia berjuang meraih gelar sarjana dan doktor, dan kemudian mendapatkan kepercayaan dari Ephorus Pdt. Dr. JR Hutauruk untuk tugas-tugas luar biasa di Pilipina, Inggris dan Jerman. Bagaimana ia mendampingi Ephorus SAE Nababan saat terjadi konflik di internal HKBP, dimana negara campur tangan dalam sinode godang HKBP.

Dalam perjalanan karirnya yang pernah menjadi sekretaris pribadi Ephorus HKBP dan staf kantor pusat HKBP di pengasingan, Robinson Butarbutar juga merasakan pahitnya menghuni Rumah Tahanan Jalan Gaperta Ujung.

Kemudian Robinson Butarbutar, menggambarkan betapa demikian besarnya pendampingan sang istri, Srimity Rayati boru Simatupang untuk penggapaian impiannya. Dengan manis ia menuliskan “Istri saya bersedia menyediakan telinga mendengarkan semua pemikiran yang keluar dari mulut saya di dalam bahasa Inggris. Tentu saya tidak dapat melupakan kesetiaannya…”

Bahkan, Ephorus HKBP 1998-2004 Pdt. Dr. JR Hutauruk dalam sambutannya di buku itu mengatakan, “Pdt. Dr. Robinson Butarbutar telah dan sedang memberikan baktinya di bidang kepemimpinan HKBP dengan kejujuran, kecerdasan, dan sikap kooperatif terhadap sesama pelayan dan warga jemaat. Sosok demikian tercermin dalam buku autobiografi ini. Tuhan bersama dia mengarungi lautan pelayanan di HKBP yang sedang menunggu sosok seperti dirinya.”

Buku autobiografi ini, memang patut dimiliki, dibaca, dicermati, dimengerti dan dipahami, karena ada motivasi maupun pesan keimanan yang luar biasa yang terbungkus rapi dalam perjalanan hidup dan kehidupan Pdt. Dr. Robinson Butarbutar. (Ingot Simangunsong)

 

Tags: Sosok

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat
Uncategorized

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

by Defa
15 February 2024

SuaraNusantara.com - Sembilan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

ilustrasi Stress dalam pekerjaan (Dok. Istock)
Kesehatan

Atasi Stres Kerja dengan Mudah: Strategi Ampuh yang Bisa Dicoba Hari Ini

by Feri Spt
12 February 2024

Suaranusantara.com  - Stres di tempat kerja dapat menjadi masalah...

Ganjar Pranowo kampanye di Kaltim (Dok PDIP)

Kampanye di Kaltim, Ganjar Singgung Krisis Pelanggaran Jelang Pemilu 2024

7 February 2024
Tom Lembong saat live TikTok bersama Cawapres 01 Anies Baswedan, Sabtu 6 Januari 2024.(instagram)

Anies Baswedan dan Tom Lembong Live TikTok, Ungkap Rahasia Awet Muda

7 January 2024
tugu-yogyakarta(freepek)

4 Wisata Tersembunyi di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

22 December 2023
Dolar

Kurs Rupiah di Bank BCA hingga CIMB Niaga, Yuk Simak Ulasannya Hari ini

4 December 2023

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup
Nasional

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, buku tetap menjadi jendela menuju dunia lain. Dari kisah-kisah yang...

Tips Sukses(freepek)

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

6 March 2024
Ilustrasi beras (freepik)

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

5 March 2024
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In