
Jakarta-SuaraNusantara
Bagi pengguna layanan operator seluler Telkomsel diharap waspada dengan upaya penipuan yang dilakukan melalui pesan Whatsapp.
Scam atau penipuan yang menyasar pengguna seluler lapar kuota internet ini menjanjikan “data tak terbatas”, ditambah lagi embel-embel tambahan gratis satu tahun. Seperti biasanya, korban akan digiring untuk melakukan sharing ke kontak-kontak dan grup WhatsApp yang diikutinya.
Pesan penipuan ini bunyinya sbb:
“Berita baik untuk Telkomsel Pengguna
Telkomsel Sim Aktifkan data tak terbatas dengan * Tambahan 1 TAHUN GRATIS * dengan validitas terbatas 4G sampai Desember 2017 Klik disini untuk mengaktifkan Sekarang www.telkomsel4g.com
Berbagi dengan teman dan kelompok sehingga mereka juga bisa mendapatkan tambahan 1 tahun Free. Terima kasih teman-teman!”
Broadcast ini dipastikan bersifat menipu, karena pihak Telkomsel mengkonfirmasi bahwa situs resmi Telkomsel adalah www.telkomsel.com dan situs Telkomsel 4G resmi adalah www.telkomsel.com/4g-lte
“Sehubungan dengan adanya website yang menawarkan promo layanan data dan suara yang tak terbatas bagi pelanggan Telkomsel yang melakukan aktivasi/migrasi kartu 4G, dapat kami informasikan bahwa hal itu tidak benar dan mempunyai potensi tindakan penipuan,” kata GM External Corporate Communications PT. Telkomsel, Denny Abidin, Kamis (30/3/2017), dikutip dari KompasTekno.
Telkom menyarankan pelanggan untuk melakukan upgrade ke kartu 4G melalui Smartphone Corner, MyGraPARI (self-service machine), atau GraPARI. Pelanggan juga dapat melakukan upgrade ke kartu 4G secara online dengan mengakses www.telkomsel.com yang menjadi satu-satunya online channel untuk upgrade ke kartu 4G.
Pemilihan situs telkomsel4g.com oleh penipu dapat dikategorikan cukup cerdik dan bagi penerima scam yang kurang teliti, kemungkinan besar akan percaya pada situs tersebut.
Yang cukup mengkhawatirkan, banyak korban yang percaya, sampai-sampai bukan saja menyebarkan ke group/kontak WhatsAppnya saja, tetapi juga menyebarkan melalui wall facebooknya.
Adapun motivasi dari pembuat scam ini diduga untuk mendapatkan keuntungan dari iklan yang di-klik oleh pengaksesnya. Iklan Adwords yang ditampilkan jika di-klik akan memberikan keuntungan finansial bagi pembuat Scam.
Penulis: Cipto












