Suaranusantara.com- Berbagai bentuk jerawat bisa muncul di wajah, termasuk jerawat besar, merah, dan nyeri yang sering disebut sebagai jerawat batu.
Selain itu, jerawat pasir atau bruntusan juga seringkali menjadi masalah, terutama di daerah dagu atau dahi. Jerawat pasir dapat hadir dalam dua bentuk utama, yaitu blackheads dan whiteheads.
Blackheads adalah jerawat pasir yang terbuka dan berwarna gelap karena teroksidasi oleh udara, sementara whiteheads memiliki permukaan tertutup dan tampak seperti benjolan kecil berwarna putih atau kulit.
Selain itu, ada juga jerawat pasir yang tidak terlihat, yang dikenal sebagai microcomedones, dan jenis-jenis lain seperti giant comedo dan macrocomedones.
Faktor penyebab jerawat pasir melibatkan penumpukan sel-sel kulit mati di folikel rambut, yang dapat menyumbat pori-pori kulit saat berinteraksi dengan sebum. Jenis jerawat ini cenderung menyerang orang dewasa dengan kulit berminyak dan lebih umum pada perokok.
Beberapa faktor tambahan yang dapat menyebabkan jerawat pasir meliputi konsumsi produk susu, asupan lemak dan gula berlebih, kelembapan tinggi, terapi laser atau eksfoliasi kimia, serta cedera folikel.
Meskipun jerawat pasir terkadang sulit dihilangkan, ada beberapa cara untuk menangani masalah ini. Penting untuk menghentikan produksi sebum berlebih dari kelenjar sebaceous untuk mengatasi jerawat pasir.
Penggunaan obat-obatan over-the-counter (OTC) mungkin dapat membantu sebagai pengobatan sementara, tetapi konsultasi dengan dokter kulit tetap diperlukan.
Obat topikal yang mengandung asam azelaat, benzoil-peroksida, asam glikolat, asam salisilat, retinoid, dan sulfur biasanya diresepkan untuk mengontrol sebum dan mengatasi comedone yang tersumbat.
Penggunaan tabir surya juga sangat penting saat menggunakan obat topikal, terutama yang mengandung asam dan retinoid. Selain itu, obat-obatan oral seperti antibiotik, kontrasepsi oral, isotretinoin, dan spironolactone dapat diresepkan oleh dokter.
Jika pengobatan tidak berhasil, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk membuka dan mengangkat lesi jerawat. Metode seperti mikrodermabrasi atau cryotherapy juga dapat dipertimbangkan.
Penggunaan masker charcoal atau clay juga dapat membantu mengeringkan sebum dan menghilangkan sel kulit mati. Perubahan gaya hidup juga dapat membantu mencegah jerawat pasir, seperti memilih pelembap berbahan dasar air, menghindari makanan dengan gula tambahan dan lemak, serta mengurangi konsumsi produk susu.(kml)













Discussion about this post