Suaranusantara.com – Pelecehan seksual memang dapat terjadi kepada siapapun, tidak memandang usia dan jenis kelamin.
Namun perempuan cukup sering menjadi korban dari pelecehan seksual lantaran dinilai memiliki kekuatan fisik yang lemah.
Seorang model bernama Erika Carlina menceritakan pengalaman buruknya ketika nyaris diperkosa oleh pengemudi taksi online. Saat itu dirinya sedang dalam kondisi mabuk.
Dilihat dari akun TikTok 0hslay, Erika Carlina menceritakan saat itu dirinya habis berpesta bersama sejumlah teman-temannya yang lain. Namun karena jadwal pekerjaan, ia pun terpaksa harus pulang terlebih dahulu.
Awalnya Erika meminta bantuan ke temannya untuk mengantarnya. Hal itu lantaran dirinya tidak membawa mobil. Namun temannya malah memintanya agar pulang dengan taksi saja.
Lantas teman Erika memesankan taksi online untuknya. Saat sudah naik taksi online, temannya tersebut sempat menitipkan kepada sang sopir untuk mengantarkan Erika secara baik-baik sampai tujuan.
“Terus gua gak tau tidur gitu lah, selang berapa lama gua dibangunin tapi dielus gitu loh dengkul gua,” paparnya.
Setelah berjalan cukup jauh, Erika dibangunkan oleh supir taksi tersebut. Namun kejanggalan pun mulai terjadi karena saat terbangun Erika justru berada ditempat yang dipenuhi dengan area persawahan dan gelap gulita.
Kemudian, lanjut Erika, supir taksi itu mengatakan bahwa dirinya ingin ciuman dengan Erika.
Erika yang menyadari situasi yang sedang dia hadapi, yakni melakukan pelecehan terhadap dirinya, maka Erika pun segera berpikir cepat menemukan solusi.
“Terus kayak pura-pura gitu gue mau sama dia. Terus gue bilang mending anterin kehotel. Nanti gua yang bayar terus supirnya udah kayak kesenangan gitu. Sepanjang jalan gue berusaha kayak menggoda dan gue rekam semuanya.” jelasnya.
Erika merasa jika berteriak dalam kondisi yang demikian (ditengah sawah gelap-red) pasti tidak akan ada yang bisa menolong. Karena suasana di sekitarnya benar-benar sepi. Untuk itulah ia berpikir mengelabui sopir taksi online tersebut dan meminta supir taksi mengantarkannya ke hotel. Pasalnya di hotel banyak orang yang bisa menolong Erika, baik resepsionis hotel maupun security.
“Semuanya berjalan sesuai dengan rencana. Akhirnya terbebas dari sopir taksi online mesum dan melaporkan kejadian itu ke Polisi,” pungkasnya.(ADT)













Discussion about this post