
Kota Tangerang – Memperingati Hari Bumi, Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) Kota Tangerang, menggelar kegiatan menanam bibit pohon yang dilaksanakan di saung Banksasuci, Jalan Chandra, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Minggu (22/04/2018).
Dengan mengangkat tema “Bumi Rusak Karena Otak Kita Rusak” kegiatan menanam bibit pohon tersebut dilakukan bersama sama oleh para aktivis lingkungan Kota Tangerang dan juga para pemuda yang senang mendengar musik keras (Metal) yang sedang berada di lokasi.
Uyus Setia Bhakti, Direktur Eksekutif Banksasuci menjelaskan, kegiatan tersebut mengangkat tema seperti itu, karena yang merusak bumi menurut dirinya itu dari akal manusia atau otak manusia.
“Oleh karenanya, kegiatan ini diharapkan dapat menggugah hati sodara sodara kita yang lain agar bagaimana kita bisa memperlakukan bumi dengan sebaik baiknya. Karena walau bagaimanapun manusia yang menjadi pemimpin didunia ini, sehingga manusia juga harus mengenal semua makhluk hidup yang ada di bumi ini,” ujarnya pria dengan sapaan akrab kang Uyus.
Uyus menjelaskan, makhluk hidup yang ada di bumi ini bukan hanya manusia saja. Akan tetapi ada dari jenis pepohonan, binatang dan lain sebagainya.
Oleh karenanya, kedepan dirinya fikir dengan peringatan hari bumi mari semua makhluk hidup yang ada di bumi lebih bijak lagi memperlakukan bumi.
“Sehingga antara manusia dengan bumi yang dipijaknya itu bisa saling mendukung, dan bisa menciptakan kehidupan yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo tut wuri handayani yang artinya itu (kekayaan alam yang berlimpah dan keadaan yang tenteram),.” terangnya
Lanjut Uyus, mengenai ritual tadi yang dilakukan oleh kawan – kawan Banksasuci. Itu sebagai representatif dari makhluk – makhluk lain yang hidup di bumi ini.
“Dan itu mereka lakukan untuk menyuarakan perasaan mereka dan hati mereka yang selama ini diperlakukan oleh manusia. Jadi jangan mentang – mentang manusia diberikan akal, manusia bertindak dan berperilaku seenaknya saja dan tidak menghargai makhluk lainya yang ada di bumi ini,” bebernya
Uyus menambahkan, dirinya berharap kepada masyarakat untuk bagaimana bisa memperlakukan bumi dengan sebaik baiknya.
“Dengan melihat keadaan bumi sekarang, seharusnya manusia bisa menghemat air, tidak rakus, tidak serahkah yang memikirkan koloni manusia saja. Dan tkdak memikirkan koloni – koloni makhluk hidup lainnya, yang sebenarnya mereka juga berhak hidup layak dibumi ini,.” tukasnya. (Ahmad/Nji)












