Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Komisi Kejaksaan Diminta Awasi Penanganan Kasus Riau Airlines

Suara Nusantara by Suara Nusantara
24 August 2017
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Dok, Riau Airlines

Foto: Dok, Riau Airlines

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Dok, Riau Airlines

Jakarta-SuaraNusantara

Kasus dugaan korupsi Riau Airlines semakin membuat gerah dan geram masyarakat. Meski jelas-jelas merugikan keuangan negara sebesar Rp. 6 miliar, namun penanganan kasus yang menyeret sejumlah nama pembesar di Kepulauan Nias ini dinilai berjalan sangat lamban. Komisi Kejaksaan pun diminta turun tangan.

“Komisi Kejaksaan harus turun tangan mengawasi penanganan kasus ini,” ujar aktivis anti korupsi, Yusman Zendrato, kepada SuaraNusantara saat dihubungi melalui selular, Kamis (24/8/2017).

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Menurut Yusman, Komisi Kejaksaan bisa berperan dengan melakukan pengawasan, pemantauan, dan penilaian terhadap kinerja para jaksa dan pegawai kejaksaan yang terlibat dalam penanganan kasus dugaan korupsi Riau Airlines.

“Sebab kasus ini sudah lama sekali berjalan, polisi sudah bolak-balik kirim penyelidikan ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, tapi nggak pernah P21,” tutur Yusman.

P21 adalah kode resmi berupa pemberitahuan bahwa “Hasil Penyidikan sudah Lengkap” sehingga bisa dibawa ke meja hijau. Dengan tidak dikeluarkannya P21, maka sebuah kasus belum bisa ditingkatkan statusnya.

Menurut Yusman, dengan tidak mem-P21-kan kasus Riau Airlines, kinerja Kejaksaan Negeri Gunungsitoli terkesan lamban. “Saya percaya pada kredibilitas dan profesionalitas Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, namun bila faktanya mereka seperti enggan menangani kasus ini, maka masyarakat bisa curiga jangan-jangan ada oknum dalam tubuh Kejari Gunungsitoli yang ingin melindungi sejumlah pembesar di Kepulauan Nias yang namanya terseret kasus ini,” ujar Yusman.

Lanjut Yusman, dirinya sempat merasa gembira saat bulan Juli kemarin mendengar kabar bila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mensupervisi dugaan korupsi penyertaan modal pemerintah Kabupaten Nias Utara pada PT. Riau Airlines. Namun saying, hingga kini belum jelas kelanjutan kabar tersebut.

Masyarakat Kepulauan Nias, ujar Yusman, lama-lama merasa capek mencermati kasus Riau Airlines yang sudah dilaporkan ke Polres Nias sejak tahun 2011 lalu. Meski telah ditetapkan satu tersangka yakni mantan Bupati Nias, Binahati B. Baeha, namun kasus ini seperti mengendap di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Polres Nias.

“Aparat penegak hukum harus serius. Segera lakukan penahanan terhadap Binahati B. Baeha dan tetapkan status hukum untuk ‘aktor-aktor’ lainnya,” tegas Yusman.

Seperti diketahui, mantan Ketua DPRD Nias yang kini menjabat Bupati Nias Utara, M Ingati Nazara, diduga kuat ikut terlibat sebagai salah seorang aktor dalam kasus investasi di PT. Riau Airlines.

Ingati Nazara saat masih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Nias menyetujui  penyertaan modal dimaksud tanpa melalui rapat paripurna anggota DPRD terlebih dahulu. Dia juga ikut menandatangani perjanjian kerjasama antara pemerintah Kabupaten Nias dan PT. Riau Airlines.

Padahal pada akhirnya, investasi itu bukan cuma tidak mendatangkan keuntungan bagi keuangan negara, namun modal Rp. 6 miliar yang terlanjur diberikan kepada PT. Riau Airlines juga tidak kembali, menyusul ditutupnya maskapai tersebut.

Penulis: Rio

 

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat
Uncategorized

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

by Defa
15 February 2024

SuaraNusantara.com - Sembilan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

ilustrasi Stress dalam pekerjaan (Dok. Istock)
Kesehatan

Atasi Stres Kerja dengan Mudah: Strategi Ampuh yang Bisa Dicoba Hari Ini

by Feri Spt
12 February 2024

Suaranusantara.com  - Stres di tempat kerja dapat menjadi masalah...

Ganjar Pranowo kampanye di Kaltim (Dok PDIP)

Kampanye di Kaltim, Ganjar Singgung Krisis Pelanggaran Jelang Pemilu 2024

7 February 2024
Tom Lembong saat live TikTok bersama Cawapres 01 Anies Baswedan, Sabtu 6 Januari 2024.(instagram)

Anies Baswedan dan Tom Lembong Live TikTok, Ungkap Rahasia Awet Muda

7 January 2024
tugu-yogyakarta(freepek)

4 Wisata Tersembunyi di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

22 December 2023
Dolar

Kurs Rupiah di Bank BCA hingga CIMB Niaga, Yuk Simak Ulasannya Hari ini

4 December 2023

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In