99 TPS Pemilu 2024 di Lebak Rawan Banjir-Longsor, 358 Berada di Area Blank Spot

Simulasi pemungutan Pemilu 2024 di Desa Kanekes, Lebak.(SuaraNusantara.com/Def)

Simulasi pemungutan Pemilu 2024 di Desa Kanekes, Lebak.(SuaraNusantara.com/Def)

SuaraNusantara.com- Ratusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 yang berada di Kabupaten Lebak, Banten, berada di area blank spot internet serta rawan bencana banjir dan longsor.

Hasil pemetaan yang dilakukan KPU Lebak, sebanyak 358 TPS masuk dalam area blank spot dan 99 TPS rawan kebanjiran dan longsor.

“Data tersebut berdasarkan hasil laporan anggota badan adhoc PPK dan PPS di seluruh wilayah. Untuk TPS rawan banjir dan longsor didasarkan pada pengalaman pemilu sebelumnya dan kejadian waktu sebelumnya,” kata Komisioner KPU Lebak, Endang Mahdar, di Rangkasbitung, Senin (15/1/2024).

Sedangkan blank spot di 358 TPS diketahui dari sinyal di perangkat seluler saat petugas melakukan pengecekan.

“Jadi blank spot memang sama sekali tidak ada sinyal, tapi juga ada yang walaupun sinyal ada tapi lemah,” ungkap Endang.

Dia menjelaskan, KPU mengingatkan agar penentuan penetapan 3.995 TPS yang tersebar di 28 kecamatan harus memperhatikan aksebilitas sehingga seluruh masyarakat bisa dengan mudah menjangkau, terutama lansia dan disabilitas.

“Kami sudah mengimbau agar TPS memang dekat dengan tempat yang aman, untuk mengantisipasi hal-hal di luar kendali. Jadi misalnya terjadi seperti banjir bisa cepat dipindahkan,” ujarnya.

Akan tetapi, pemindahan TPS harus berkoordinasi dengan seluruh pihak di lapangan.

“Harus koordinasi dengan seluruh stakeholder seperti Bawaslu dan lain-lain,” katanya.(Def)

Exit mobile version