Elektabilitas Capres-Cawapres Pilpres 2024: Prabowo-Gibran Memimpin

Capres dan cawapres 2024

Capres dan cawapres 2024

Suaranusantara.com – Debat perdana capres-cawapres Pilpres 2024 akan digelar oleh KPU RI pada Selasa (12/12/2023).

Tiga pasangan yang akan berkompetisi adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Debat ini akan mengusung tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Sebelum debat dimulai, berbagai lembaga survei telah merilis hasil jajak pendapat mereka terkait elektabilitas para kandidat.

Hasilnya, pasangan Prabowo-Gibran untuk sementara memimpin dalam sebagian besar survei, diikuti oleh pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin.

Menurut survei Populi Center yang dilakukan pada 28 November-5 Desember 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 46,7 persen, sementara Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin sama-sama mendapat 21,7 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 23 November-1 Desember 2023 juga menempatkan Prabowo-Gibran di urutan pertama dengan 45,8 persen, diikuti oleh Ganjar-Mahfud dengan 25,6 persen dan Anies-Muhaimin dengan 22,8 persen.

Survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 29 November-4 Desember 2023 juga menunjukkan keunggulan Prabowo-Gibran dengan 39,3 persen, sedangkan Anies-Muhaimin mendapat 16,7 persen dan Ganjar-Mahfud mendapat 15,3 persen.

Namun, hasil survei tidak selalu konsisten. Survei Charta Politika yang dilakukan pada 26-31 Oktober 2023 justru menempatkan Ganjar-Mahfud di posisi teratas dengan 36,8 persen, disusul oleh Prabowo-Gibran dengan 34,7 persen dan Anies-Muhaimin dengan 24,3 persen.

Survei SPIN yang dilakukan pada 28 November-1 Desember 2023 juga menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran hanya unggul tipis dari Ganjar-Mahfud, yaitu 35,8 persen berbanding 34,9 persen, sementara Anies-Muhaimin mendapat 22,1 persen.

Selain itu, hasil survei juga menunjukkan bahwa masih ada sejumlah pemilih yang belum menentukan pilihan mereka. Survei Litbang Kompas misalnya, mencatat bahwa undecided voters mencapai 28,7 persen.

Kebanyakan dari mereka adalah mantan pemilih Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019, atau mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya atau merahasiakan pilihannya pada pemilu lalu.

Hal ini menunjukkan bahwa elektabilitas para kandidat masih bisa berubah seiring dengan dinamika politik dan sosial yang terjadi.

 

Exit mobile version